Vaksin Sputnik V Buatan Rusia Efektif 91,6 Persen Melawan Covid-19

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Seorang spesialis memegang botol berisi Gam-COVID-Vac atau juga dikenal sebagai Sputnik-V, yang merupakan vaksin virus Covid-19 di fasilitas produksi perusahaan bioteknologi BIOCAD di Saint Petersburg, Rusia 4 Desember 2020. Pemerintah menjadikan guru dan dokter prioritas utama untuk mendapatkan vaksin Sputnik V yang menjadi andalan Rusia. REUTERS/Anton Vaganov

    Seorang spesialis memegang botol berisi Gam-COVID-Vac atau juga dikenal sebagai Sputnik-V, yang merupakan vaksin virus Covid-19 di fasilitas produksi perusahaan bioteknologi BIOCAD di Saint Petersburg, Rusia 4 Desember 2020. Pemerintah menjadikan guru dan dokter prioritas utama untuk mendapatkan vaksin Sputnik V yang menjadi andalan Rusia. REUTERS/Anton Vaganov

    TEMPO.CO, Jakarta - Vaksin Sputnik V buatan Rusia efektif 91,6% dalam mencegah orang mengembangkan penyakit Covid-19, menurut hasil tinjauan sejawat (peer-reviewed) dari uji klinis tahap akhir yang diterbitkan dalam jurnal medis internasional The Lancet pada Selasa.

    Para ilmuwan mengatakan hasil uji coba Fase III berarti dunia memiliki senjata efektif lain untuk melawan pandemi mematikan, dan sampai batas tertentu keputusan Moskow untuk meluncurkan vaksin sebelum data akhir dirilis adalah keputusan tepat.

    Baca juga: Tingkat Efikasi 7 Vaksin Covid-19 di Dunia: Sinovac, Pfizer, Novavax

    Hasilnya, yang disusun oleh Gamaleya Institute di Moskow yang mengembangkan dan menguji vaksin tersebut, sejalan dengan data kemanjuran yang dilaporkan pada tahap awal uji coba, yang telah berjalan di Moskow sejak September.

    "Pengembangan vaksin Sputnik V telah dikritik karena tergesa-gesa yang tidak pantas, sebagai jalan singkat semata, dan tidak adanya transparansi," kata Profesor Ian Jones dari University of Reading dan Profesor Polly Roy, dari London School of Hygiene & Tropical Medicine, dalam komentar yang dibagikan oleh The Lancet, dilaporkan Reuters, 2 Februari 2021.

    "Tetapi hasil yang dilaporkan di sini jelas dan prinsip ilmiah vaksinasi telah dibuktikan," kata para ilmuwan, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut. Vaksin ini sekarang dapat bergabung dengan vaksin lain dalam perjuangan untuk memerangi virus corona.

    Spesialis bekerja menyelesaikan produksi Gam-COVID-Vac atau juga dikenal Sputnik-V, yang merupakan vaksin COVID-19 di fasilitas perusahaan bioteknologi BIOCAD di Saint Petersburg, Rusia 4 Desember 2020. REUTERS/Anton Vaganov

    Hasilnya didasarkan pada data dari 19.866 sukarelawan, seperempat di antaranya menerima plasebo, kata para peneliti, yang dipimpin oleh Denis Logunov dari Gamaleya Institute, dalam The Lancet.

    Sejak uji coba di Moskow dimulai, ada 16 kasus gejala Covid-19 yang tercatat di antara orang yang menerima vaksin, dan 62 di antara kelompok plasebo, kata para ilmuwan.

    Ini menunjukkan bahwa rejimen dua dosis vaksin Sputnik V, dua suntikan berdasarkan dua vektor adenovirus yang berbeda, diberikan dengan selang waktu 21 hari dan 91,6% efektif melawan gejala Covid-19.

    REUTERS | THE LANCET

    Sumber:

    https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-russia-vaccine/russias-sputnik-v-vaccine-91-6-effective-in-late-stage-trial-idUSKBN2A21IT

    https://www.thelancet.com/journals/lancet/article/PIIS0140-6736(21)00234-8/fulltext


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Sarat Sejarah Final UCL Liverpool Vs Real Madrid, Ancelotti Incar Gelar Kemilau

    Laga Liverpool dan Real Madrid terjadi saat kedua tim dalam performa terbaiknya. Duel dua raksasa di Final UCL akan berlangsung pada Minggu dini hari.