Donald Trump Klarifikasi Kabar Staf Gedung Putih Masuk Prioritas Vaksin COVID-19

Presiden AS Donald Trump mengampuni seekor ayam Kalkun Thanksgiving Nasional yang ke-73 di Rose Garden di Gedung Putih di Washington, AS, 24 November 2020. REUTERS/Hannah McKay

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Donald Trump mengklarifikasi kabar bahwa staf Gedung Putih akan ikut diprioritaskan untuk mendapat vaksin COVID-19 bersama petugas medis dan lansia. Ia mengatakan bahwa staf Gedung Putih kemungkinan harus menunggu agak lama untuk bisa mendapat vaksin COVID-19.

"Mereka yang bekerja di Gedung Putih akan menyusul untuk mendapat vaksin COVID-19, keculi ada kebutuhan yang benar-benar spesifik," ujar Donald Trump via Twitter, Senin, 14 Desember 2020.

Donald Trump melanjutkan bahwa dirinya juga tidak dijadwalkan untuk menerima vaksin COVID-19 dalam waktu dekat. Dirinya pernah menjadi pasien COVID-19 tidak mempengaruhi hal tersebut. Walau begitu, kata Donald Trump, dirinya menantikan momen tersebut.

Diberitakan sebelumnya, staf Gedung Putih dikabarkan akan menerima vaksin COVID-19 dalam waktu dekat. Menurut laporan Reuters dan New York Times, mereka akan menerimanya dalam rentang dua pekan ke depan. Adapun pemberian vaksin kepada mereka, menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, untuk mendukung kelanjutan pemerintahan sebelum pergantian ke Presiden Amerika Terpilih Joe Biden.

Sejumlah staf Gedung Putih yang diminta konfirmasi soal itu tidak membenarkan ataupun membantah. Mereka mengaku akan menimbang vaksinasi COVID-19 apabila ditawari. Salah satu hal yang mereka timbang adalah kemungkinan vaksinasi tersebut memberikan pesan buruk ke masyarakat bahwa ada petugas medis dan lansia yang dikesampingkan demi mereka.

Kubu Demokrat sudah melayangkan kritik apabila kabar tersebut benar. Sebelum Donald Trump memberikan klarifikasi, mereka menganggap staf Gedung Putih tidak pantas untuk diprioritaskan dahulu. Mereka memilih prioritas utama tetap ditujukan kepada petugas medis dan lansia.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui apakah Presiden Amerika Terpilih Joe Biden dan Wakil presiden Amerika Terpilih Kamala Harris akan mendapat vaksin COVID-19 juga. Sebelumnya, Joe Biden hanya mengatakan bahwa dirinya bersedia menjadi sukarelawan vaksin COVID-19 untuk memastikan aman atau tidaknya.

Per berita ini ditulis, distribusi vaksin COVID-19 sudah dimulai di Amerika. Total akan ada 6,4 juta dosis vaksin COVID-19 yang dikirimkan ke 50 negara bagian. Adapun vaksin COVID-19 yang dibagikan adalah buatan Pfizer dan BionNTech yang diklaim 95 persen efektif.

ISTMAN MP | REUTERS

https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-usa-white-house/trump-suggests-white-house-staff-will-wait-longer-for-covid-19-vaccines-idUSKBN28N0UP






Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

15 jam lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

18 jam lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

Luhut Binsar Panjaitan meminta Indonesia harus kompak menghadapi ancaman resesi global 2023.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

19 jam lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

1 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

2 hari lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

2 hari lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

2 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

3 hari lalu

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.411 pada hari ini. Kasus terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta yaitu 580 orang.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

3 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

4 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin