Otoritas Rusia Temukan Jejak Zat Kimia di Tubuh Alexei Navalny

Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny saat berada di pengadilan di Strasbourg, Perancis, 15 November 2018. Oposisi ini diketahui tengah jatuh sakit karena diduga diracun. REUTERS/Vincent Kessler

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan Rusia memperbarui pernyataan Rumah Sakit Omsk perihal tidak ditemukannya zat beracun di dalam tubuh Alexei Navalny. Dalam pernyataan terbaru, mereka menyatakan bahwa telah ditemukan zat kimia industrial di tubuh kritikus anti-pemerintah Rusia itu.

"Laboratorium forensik Kepolisian telah menemukan senyawa kimia kelas industrial di rambut dan tangannya," ujar pernyataan pers Kementerian Kesehatan Rusia, dikutip dari kantor berita Reuters, Sabtu, 22 Agustus 2020.

Sayangnya, Kementerian Kesehatan Rusia tidak menjelaskan secara detil senyawa kimia apa yang mereka temukan. Selain itu, mereka tidak menyampaikan keterkaitan antara senyawa kimia tersebut dengan penyebab komanya Alexei Navalny.

Sebelumnya, dokter yang menangani Alexei Navalny, Anatoly Kalinichenko, mengatakan bahwa tidak ada jejak racun di dalam tubuh pasiennya. Hal itu ia pastikan setelah melakukan diagnosis secara menyeluruh. Namun, seperti pernyataan Kementerian Kesehatan hari ini, Anatoly Kalinichenko tidak ingin mengungkap detil hasil pemeriksaan Navalny.

Banyaknya keterangan medis soal Alexei Navalny yang ditutupi membuat keluarganya meradang. Begitu tawaran dari Jerman datang untuk merawat Navalny di sana, mereka langsung menerimanya. Adapun Alexei Navalny belum lama ini tiba di Jerman usai ditahan oleh pihak rumah sakit dan Pemerintah Rusia atas dalih legal dan medis.

Sebagai catatan, Alexei Navalny adalah kritikus Rusia yang mendadak jatuh koma ketika melakukan perjalanan dari Siberia ke Moskow, Kamis, 20 Agustus 2020. Ia ditemukan dalam keadaan tersungkur di kamar mandi pesawat yang ia tumpangi.

Kondisi Alexei Navalny memaksa pesawat yang ia naiki kembali mendarat di Siberia untuk membawanya ke rumah sakit. Adapun di Rumah Sakit Omsk, Siberia, ia dirawat di ruang ICU untuk memastikan kondisinya tetap stabil. Selama perawatan berjalan, berkembang dugaan bahwa ia diracun sebelum lepas landas ke Moskow.

ISTMAN MP | REUTERS






Ukraina Memperingati Holodomor, Teror Kelaparan Rezim Stalin

5 menit lalu

Ukraina Memperingati Holodomor, Teror Kelaparan Rezim Stalin

Ukraina pada Sabtu, 26 November 2022, memperingati Holodomor, atau yang juga dikenal sebagai teror kelaparan era Uni Soviet.


Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

3 jam lalu

Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

Misi damai Indonesia untuk menjadi penghubung Rusia dan Ukraina disarankan harus melibatkan India hingga Turki.


Putin Temui Ibu-ibu Tentara Rusia di Ukraina: Saya Juga Ikut Merasakan Sakit

8 jam lalu

Putin Temui Ibu-ibu Tentara Rusia di Ukraina: Saya Juga Ikut Merasakan Sakit

Putin bertemu dengan 17 ibu-ibu dari tentara Rusia yang gugur dalam perang di Ukraina.


Putin Disebut Bakal Kerahkan 5 Juta Orang untuk Perang di Ukraina

10 jam lalu

Putin Disebut Bakal Kerahkan 5 Juta Orang untuk Perang di Ukraina

Ukraina menuding Putin akan kembali mengerahkan mobilisasi militer, dengan target 5 juta orang.


Tak Hanya di Piala Dunia Qatar, Suporter Jepang Bersihkan Stadion Juga di Piala Dunia Rusia 2018

11 jam lalu

Tak Hanya di Piala Dunia Qatar, Suporter Jepang Bersihkan Stadion Juga di Piala Dunia Rusia 2018

Aksi bersih-bersih suporter timnas Jepang pada Piala Dunia Qatar juga pernah terjadi saat Piala Dunia 2018 Rusia. Para pemain bersihkan ruang ganti.


REWE Hentikan Kontrak Sponsor Dampak Kontroversi Ban Lengan OneLove

13 jam lalu

REWE Hentikan Kontrak Sponsor Dampak Kontroversi Ban Lengan OneLove

REWE keluar dari sponsorship tim sepak bola nasional Jerman setelah ban lengan 'OneLove' gaduh.


Usai Taklukkan Kosta Rika, Rodri Yakin Timnas Spanyol Bisa Jegal Jerman

23 jam lalu

Usai Taklukkan Kosta Rika, Rodri Yakin Timnas Spanyol Bisa Jegal Jerman

Berikut head to head Timnas Spanyol vs Jerman dan prediksi pertandingannya.


Kremlin Minta Ukraina Menyerah, Akhiri Penderitaan Rakyat di Musim Dingin

1 hari lalu

Kremlin Minta Ukraina Menyerah, Akhiri Penderitaan Rakyat di Musim Dingin

Jaringan energi Ukraina lumpuh diserang Rusia. Akibatnya nyawa jutaan orang terancam saat musim dingin.


CIA Rekrut Warga Negara Rusia yang Muak dengan Perang Ukraina

1 hari lalu

CIA Rekrut Warga Negara Rusia yang Muak dengan Perang Ukraina

CIA meluaskan perekrutan ke Rusia, mencari orang-orang yang menentang perang Ukraina.


Pabrik Senjata Eropa Timur Panen Gara-Gara Perang Rusia-Ukraina

1 hari lalu

Pabrik Senjata Eropa Timur Panen Gara-Gara Perang Rusia-Ukraina

Industri senjata Eropa Timur panen pesanan, terbesar sejak Perang Dingin, ketika pemerintah di kawasan itu berupaya membantu Ukraina melawan Rusia