Selasa, 22 September 2020

Malaysia Sebut Ini Penyebab Ekonomi Anjlok saat Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Satpam memeriksa suhu tubuh pengunjung di pintu masuk mal ketika Malaysia membuka kembali sebagian besar bisnis, pasca penerapan pembatasan untuk melawan wabah penyakit virus corona Covid-19, di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin, 4 Mei 2020. Malaysia berhasil membendung penularan virus corona dengan pemberlakuan lockdown yang ketat. REUTERS/Lim Huey Teng

    Satpam memeriksa suhu tubuh pengunjung di pintu masuk mal ketika Malaysia membuka kembali sebagian besar bisnis, pasca penerapan pembatasan untuk melawan wabah penyakit virus corona Covid-19, di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin, 4 Mei 2020. Malaysia berhasil membendung penularan virus corona dengan pemberlakuan lockdown yang ketat. REUTERS/Lim Huey Teng

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur – Gubernur bank sentral Malaysia atau Bank Negara Malaysia, Nor Shamsiah Yunus, mengatakan negaranya mengalami tekanan ekonomi cukup berat saat Covid-19 karena penerapan aturan pembatasan gerak publik yang ketat.

    Aturan ini yang disebut movement control order atau MCO berlaku untuk mencegah penyebaran lebih jauh pandemi Covid-19.

    “MCO ini diterapkan secara nasional dan riset menunjukkan Malaysia termasuk yang menerapkan pembatasan aktivitas publik secara sangat ketat,” kata Nor Shamsiah seperti dilansir Channel News Asia pada Jumat, 14 Agustus 2020.

    Departemen Statistik Malaysia baru saja melansir ekonomi negara itu anjlok 17,1 persen pada kwartal kedua tahu ini.

    Menurut Nor Shamsiah, tiga sektor ekonomi yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19 ini adalah manufaktur, pariwisata dan investasi.

    Malaysia, kata Nor Shamsiah, baru melakukan relaksasi lockdown Covid-19 pada awal Juni. Sedangkan, negara tetangga seperti Korea Selatan telah melonggarkan lockdown sejak pertengahan April.

    Pandemi Covid-19 ini juga berdampak pada anjloknya jumlah kedatangan turis ke negara itu. Kondisi ini menjadi semakin parah pada April 2020.

    Menurut dia, aktivitas ekonomi Malaysia mulai membaik sejak relaksasi lockdown Covid-19 dilakukan. “Saya merasa optimis bahwa kondisi terburuk telah berada di belakang kita,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.