Militer Cina Tembakkan 3 Ribu Rudal di Laut Cina Selatan

Reporter

Editor

Budi Riza

Foto satelit menunjukkan kapal pengangkut amfibi angkatan laut Cina berlabuh di Pulau Woody di Kepulauan Spratly di Laut Cina Selatan, 27 Juni 2020. [RADIO FREE ASIA]

TEMPO.CO, JakartaMiliter Cina melakukan latihan menembakkan rudal ke sasaran bergerak di laut dan udara di area sekitar Laut Cina Selatan.

Sekitar 3 ribu rudal ditembakkan ke sasaran bergerak oleh jet tempur JH-7 dan J-11B pencegat.

“Terakhir kalinya latihan perang skala besar itu dilakukan dari Pulau Woody yang bersengketa pada 2016 setelah mahkamah internasional The Hague menolak klaim wilayah 9 garis terputus oleh Cina,” begitu dilansir News pada Sabtu, 25 Juli 2020.

Ada lima kapal perang Australia bergabung dengan kapal induk USS Ronald Reagan dan satu kapal penghancur Jepang di Laut Filipina, yang berdekatan dengan wilayah latihan perang militer Cina.

“PLA melakukan latihan serang maritim baru-baru ini di Laut Cina Selatan dan mengerahkan jet tempur di sebuah pulau di sekitar area latihan saat AS secara agresif mengirim pesawat tempur untuk kegiatan pengintaian jarak dekat dan kapal perang termasuk kapal induk,” begitu berita yang dilansir Global Times dan dikutip News.

Media milik pemerintah Cina ini mengatakan,”Jika provokasi militer AS di Laut Cina Selatan berlanjut, Cina jadi tidak punya pilihan lain tapi melakukan lebih banyak latihan dan mengerahkan lebih banyak kapal perang dan jet tempur di Laut Cina Selatan,” kata Ren Guoqiang, juru bicara kementerian Pertahanan Cina.

Kapal perang dari AS, Australia, dan Jepang ini akan bersama-sama bergerak ke Hawaii untuk melanjutkan latihan perang skala besar. Ini akan melibatkan sejumlah negara di kawasan Pasifik dan Asia Tenggara.

Sedangkan kapal induk USS Nimitz, yang telah beroperasi dengan USS Ronald Reagan pada awal bulan ini telah bergerak ke Laut Hindia dan menggelar latihan dengan angkatan laut India.






Khawatir Ancaman Cina, Filipina Berikan AS Akses Lebih Luas ke Pangkalan Militernya

14 jam lalu

Khawatir Ancaman Cina, Filipina Berikan AS Akses Lebih Luas ke Pangkalan Militernya

Cina menegaskan akses AS yang lebih luas ke pangkalan militer Filipina dapat mengganggu stabilitas regional dan meningkatkan ketegangan.


China Buka Suara Soal Kapalnya yang Hilir Mudik di Sekitar Laut Natuna RI

17 hari lalu

China Buka Suara Soal Kapalnya yang Hilir Mudik di Sekitar Laut Natuna RI

Juru bicara kedutaan China di Jakarta menjelaskan alasan soal kapal penjaga pantai milik negara itu yang berlayar di sekitar Laut Natuna di wilayah RI


Kapal Cina Berseliweran di Laut Natuna Utara, TNI AL Akan Bertindak Jika Ada Pelanggaran

18 hari lalu

Kapal Cina Berseliweran di Laut Natuna Utara, TNI AL Akan Bertindak Jika Ada Pelanggaran

Julius Widjojono memastikan Laut Natuna Utara dalam keadaan kondusif menyusul kabar kapal-kapal Cina lalu-lalang di sekitar perairan tersebut.


Presiden Filipina Kunjungi China, Nelayan Berharap Dampak Positif di Laut Cina Selatan

29 hari lalu

Presiden Filipina Kunjungi China, Nelayan Berharap Dampak Positif di Laut Cina Selatan

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr memulai kunjungan tiga harinya ke ibu kota China, Beijing mulai Selasa malam


Marcos Jr ke Beijing Bertemu Xi Jinping untuk Bahas Laut Cina Selatan

30 hari lalu

Marcos Jr ke Beijing Bertemu Xi Jinping untuk Bahas Laut Cina Selatan

Selama tiga hari lawatannya ke Cina, Marcos diperkirakan akan membahas kegiatan Beijing di Laut Cina Selatan yang disengketakan Manila dan topik lain


Sergei Lavrov: NATO Biang Kerok Ketegangan di Laut Cina Selatan

2 Desember 2022

Sergei Lavrov: NATO Biang Kerok Ketegangan di Laut Cina Selatan

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menuduh NATO mengobarkan ketegangan di wilayah yang dekat dengan China.


Laut Cina Selatan Rawan Konflik, Retno Marsudi: Butuh Paradigma Damai

29 November 2022

Laut Cina Selatan Rawan Konflik, Retno Marsudi: Butuh Paradigma Damai

Retno Marsudi menyoroti ketegangan geopolitik yang meningkat di ranah maritim membuat penegakan Hukum Perjanjian Laut PBB atau UNCLOS jadi lebih menantang.


China Usir Kapal Penjelajah AS dekat Kepulauan Spratly

29 November 2022

China Usir Kapal Penjelajah AS dekat Kepulauan Spratly

Kapal perang AS kini kerap melewati Laut Cina Selatan untuk melawan klaim China


Hadapi China, Militer AS Siap Kembali ke Teluk Subic Filipina setelah 30 Tahun

25 November 2022

Hadapi China, Militer AS Siap Kembali ke Teluk Subic Filipina setelah 30 Tahun

Militer Amerika Serikat (AS) kemungkinan akan kembali ke pangkalan di Teluk Subic, Filipina, karena meningkatnya kehadiran maritim China


Kamala Harris: Amerika Serikat Siap Bela Filipina di Laut Cina Selatan

23 November 2022

Kamala Harris: Amerika Serikat Siap Bela Filipina di Laut Cina Selatan

Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris menjamin Washington akan mendukung Filipina dalam menghadapi intimidasi di Laut Cina Selatan.