Jual Senjata ke Taiwan, Perusahaan AS Kena Sanksi Dagang Cina

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • F-22 Raptor adalah pesawat tempur siluman buatan Amerika Serikat. Pesawat ini awalnya direncanakan untuk dijadikan pesawat tempur superioritas udara untuk digunakan menghadapi pesawat tempur Uni Soviet, tetapi pesawat ini juga dilengkapi peralatan untuk serangan darat, peperangan elektronik, dan sinyal intelijen.  wikipedia.org

    F-22 Raptor adalah pesawat tempur siluman buatan Amerika Serikat. Pesawat ini awalnya direncanakan untuk dijadikan pesawat tempur superioritas udara untuk digunakan menghadapi pesawat tempur Uni Soviet, tetapi pesawat ini juga dilengkapi peralatan untuk serangan darat, peperangan elektronik, dan sinyal intelijen. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Cina memberikan sanksi dagang Cina ke perusahaan senjata asal Amerika, Lockheed Martin. Gara-garanya, Lockheed Martin mensupplai perlengkapan militer ke Taiwan yang memiliki sengketa kedaulatan dengan Cina. Menurut Pemerintah Cina, apa yang dilakukan Lockheed Martin berpotensi memperkeruh hubungan Cina, Amerika, dan Taiwan.

    "Untuk melindungi kepentingan negara, kami telah memutuskan untuk memberikan sanksi terhadap kontraktor (perdagangan senjata ke Taiwan), Lockheed Martin," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Zhao Lijian, dikutip dari kantor berita Reuters, Selasa, 14 Juli 2020.

    Perusahaan Amerika Lockheed Martin memiliki kontrak pengadaan senjata dengan Taiwan senilai US$620 juta. Kontrak tersebut dinyatakan sebagai perjanjian pembaruan persenjataan militer Taiwan. Salah satu contohnya adalah misil darat ke udara yang baru saja disetujui Amerika pekan lalu.

    Bagi Taiwan, pengadaan senjata oleh Lockheed Martin adalah bantuan penting. Sebab, senjata dari perusahaan Amerika itu dibutuhkan untuk memperkuat pertahanan dari Cina. Cina, beberapa pekan terakhir, rutin berpatroli dan menggelar latihan militer di dekat Taiwan untuk menunjukkan kekuatan mereka.

    Menteri Pertahanan Taiwan, Yen The-fa, mengatakan provokasi dan ancaman Cina semakin nyata seiring berjalannya waktu. Oleh karenanya, militer Taiwan juga harus makin kuat untuk menghadapinya.

    "Kita harus mampu menunjukkan masyarakat kita dan Komunis (Cina) bahwa Taiwan memiliki kemampuan untuk melindungi kedaulatannya," ujar Yen The-fa.

    Baik Pemerintah Amerika maupun Lockheed Martin belum memberikan komentar atas sanksi dagang Cina tersebut. Namun, Amerika, secara hukum, diperbolehkan untuk mensupplai senjata ke Taiwan yang secara kekuatan tidak setangguh Militer Cina.

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.