Analis: Jika Kanye West Menjadi Capres, Trump yang Akan Terbantu

Presiden AS Terpilih, Donald Trump berfoto bersama penyanyi rap Kanye West sebelum menggelar pertemuan di Trump Tower di Manhattan, New York, AS, 13 Desember 2016. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Keseriusan penyanyi rap asal Amerika, Kanye West, menjadi calon presiden AS masih diragukan banyak pihak. Selain dia hanya memiliki waktu terbatas untuk menggalang dukungan dan mendaftarkan diri, ia belum memiliki mesin politik. Namun, jika Kanye West berhasil mempersiapkan itu semua sebelum Pilpres Amerika berlangsung November nanti, Donald Trump yang diuntungkan.

Hal tersebut dinyatakan analis pemilu, Frank Luntz. Luntz berkata, Kanye West bisa menarik dukungan kulit hitam dari rival Trump, Joe Biden. Ditariknya dukungan warga kulit hitam dari Joe Biden, kata Luntz, akan membuat Trump memiliki cukup ruang untuk mengejar ketinggalan.

"Kanye West bisa menjadi ancaman untuk capres Demokrat, Joe Biden, terutama untuk dukungan warga kulit hitam. Namun, itu hanya jika Kanye West memang bisa mendapatkan cukup suara dari negara bagian Amerika," ujar Luntz sebagaimana dikutip dari USA Today, Senin, 6 Juli 2020.

Luntz melanjutkan, kasus yang ia jelaskan sudah pernah terjadi sebelumnya. Di tahun 2000, figur populer Ralph Nader berhasil menyedot cukup banyak suara dari Al Gore. Hal itu memungkinkan George W Bush untuk memperkuat posisinya sebagai calon Presiden Amerika.

"Saya ragu Kanye West benar-benar serius. Paling hanya 1-2 bulan saja ia akan berada di kontes ini. Meski begitu, saya memandang dia punya dampak serius jika ada di kotak suara November nanti," ujar Luntz.

Analis dari Niskanen Center, Rachel Bitecofer, sependapat dengan Luntz. Menurutnya, dengan operasi politik yang bagus, Kanye West bisa menjadi ancaman untuk Biden. Efek selebritas yang ia miliki, kata Bitecofer, bisa menarik suara dari anak muda dan komunitas warga kulit hitam.

Bitecofer menambahkan bahwa Kanye West bisa saja mendorong pendukungnya untuk menuliskan namanya di surat suara. Jadi, meski namanya tidak muncul di surat suara lewat proses formal, ia tetap memiliki kesempatan untuk bertarung dengan Trump dan Biden.

"Jika dia benar-benar serius, dia bisa menyedot dukungan dari Biden. Jika saya anggota tim sukses Biden, saya tidak akan meremehkan ancaman dari Kanye West," ujarnya mengakhiri.

Diberitakan sebelumnya, Kanye West menyatakan bahwa ia akan maju dalam Pemilu Presiden Amerika pada November nanti. Ia mengumumkan hal itu via Twitter. Salah satu yang siap mendukungnya adalah taipan teknologi, Elon Musk. 

ISTMAN MP | USA TODAY






Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

2 hari lalu

Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

Berita Top 3 Dunia tentang jurnalis CNN tolak pakai hijab saat wawancarai Presiden Iran, demo tolak hijab, dan Biden-Truss sepakat bantu Ukraina


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

4 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


Biden Kecam Upaya Putin Perpanjang Invasi ke Ukraina di Sidang Umum PBB

4 hari lalu

Biden Kecam Upaya Putin Perpanjang Invasi ke Ukraina di Sidang Umum PBB

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengkritik upaya Presiden Rusia Vladimir Putin memperpanjang invasi ke Ukraina dengan mobilisasi cadangan militer.


Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

4 hari lalu

Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

Donald Trump dan anak-anaknya digugat oleh Jaksa Agung atas tuduhan melakukan sejumlah tindakan penipuan.


Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

5 hari lalu

Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

Jumlah kasus baru AS tertinggi kedua setelah Jepang, tapi angka kematiannya tertinggi dI dunia. Berikut update pandemi Covid-19 di Amerika dan dunia.


Julia Fox Ungkap Cerita di Balik Riasan Mata Fox Eye yang Dramatis

5 hari lalu

Julia Fox Ungkap Cerita di Balik Riasan Mata Fox Eye yang Dramatis

Julia Fox sering tampil dengan riasan mata khasnya, Fox eyes. Dia menegaskan ini bukan karya Kanye West.


Setelah Pemakaman Ratu Elizabeth II, Liz Truss akan Tampil Perdana di PBB

6 hari lalu

Setelah Pemakaman Ratu Elizabeth II, Liz Truss akan Tampil Perdana di PBB

Perang di Ukraina akan menjadi pesan utama Liz Truss ketika dia membuat pidato debutnya di Sidang umum PBB.


Jokowi Tak Mau Ikut Joe Biden Nyatakan Pandemi Covid-19 Telah Berakhir

6 hari lalu

Jokowi Tak Mau Ikut Joe Biden Nyatakan Pandemi Covid-19 Telah Berakhir

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan bahwa pandemi Covid-19 di negaranya telah berakhir.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

6 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Taliban Bebaskan Tawanan asal AS, Ditukar dengan Tahanan Narkoba

6 hari lalu

Taliban Bebaskan Tawanan asal AS, Ditukar dengan Tahanan Narkoba

Joe Biden menukar insinyur Mark Frerichs dengan terpidana penyelundup narkoba Taliban Afghanistan yang ditahan oleh Amerika Serikat sejak 2005.