Saudara George Flyod Desak Dewan HAM PBB Usut Rasisme Polisi AS


TEMPO.CO, Jakarta - Saudara laki-laki George Flyod mendesak Dewan HAM PBB untuk membentuk komisi independen untuk menyelidiki pembunuhan Flyod oleh polisi Amerika dan tindakan kekerasan terhadap pengunjuk rasa damai yang menuntut penghapusan rasisme.

"Anda menyaksikan kematian saudara saya. Hal itu dapat menimpa diri saya. Anda di PBB merupakan penjaga saudara laki-laki dan perempuan anda di Amerika, dan Anda berkuasa untuk menolong kami mendapatkan keadilan bagi saudara laki-laki saya George Floyd," kata Philonise Floyd melalui video yang diperdengarkan di kantor Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, sebagaimana dilaporkan Reuters, 17 Juni 2020.

Sebelumnya negara-negara Afrika yang dipimpin Burkina Faso meminta PBB melakukan penyelidikan atas tindakan brutal dan rasis polisi AS terhadap George Floyd 25 Mei 2020.

Namun yang terjadi menurut sejumlah aktivis dan diplomat, pejabat Amerika dan Australia telah melobi negara-negara Afrika untuk tidak membicarakan soal rancangan resolusi. Reuters juga tidak melihat nama Amerika di dalam draf resolusi, begitu juga tidak ada disebut pembentukan komisi penyelidikan PBB.

Komisioner HAM PBB Michelle Bachelet dalam pernyataan terbarunya mengatakan tentang menetapkan fakta dan keadaan berkaitan dengan rasisme sistematik dan dugaan penggunaan kekuatan berlebihan, dan melaporkan kembali dalam setahun.

Amerika sudah keluar dari Dewan HAM PBB dua tahun lalu, sehingga tidak menghadiri pembahasan desakan negara-negara Afrika kepada Dewan HAM PBB untuk menyelidiki pembunuhan pria AS berkulit hitam, George Floyd oleh polisi.






Ini Dalih RI Tolak Usul AS Bahas Uyghur di Dewan HAM PBB

10 jam lalu

Ini Dalih RI Tolak Usul AS Bahas Uyghur di Dewan HAM PBB

Indonesia memandang pendekatan yang diajukan oleh negara pengusung dalam Dewan HAM mengenai Uyghur tidak akan menghasilkan kemajuan yang berarti.


Anggota Dewan HAM PBB Tolak Bahas Kasus Muslim Uyghur, termasuk Indonesia

13 jam lalu

Anggota Dewan HAM PBB Tolak Bahas Kasus Muslim Uyghur, termasuk Indonesia

"Kami tidak akan pernah menyerah tetapi kami sangat kecewa dengan reaksi negara-negara Muslim," kata presiden Kongres Uyghur Dunia.


PBB: Swiss Miliki Masalah Rasisme Sistemik

3 hari lalu

PBB: Swiss Miliki Masalah Rasisme Sistemik

Laporan komite PBB dalam rapat Dewan HAM menunjukkan Swiss memiliki masalah rasisme sistemik yang serius terhadap orang-orang keturunan Afrika


Otopsi: Pria Kulit Hitam Ini Tewas karena Suntikan Paramedis setelah Ditangkap Polisi

13 hari lalu

Otopsi: Pria Kulit Hitam Ini Tewas karena Suntikan Paramedis setelah Ditangkap Polisi

Elijah McClain, pria kulit hitam yang ditangkap polisi di Colorado, AS pada 2019, meninggal karena overdosis obat penenang ketamin dari paramedis


Biden Ajak Perangi Rasisme dan Ekstremisme, Tuding Medsos Sebar Kebencian

21 hari lalu

Biden Ajak Perangi Rasisme dan Ekstremisme, Tuding Medsos Sebar Kebencian

Presiden Biden meminta orang Amerika lantang menentang rasisme dan ekstremisme, berharap Kongres hentikan medsos sebar kebencian


Peru Buka Investigasi Kematian Transgender di Bali

35 hari lalu

Peru Buka Investigasi Kematian Transgender di Bali

Jaksa Peru telah membuka penyelidikan atas dugaan penyiksaan yang menyebabkan kematian warganya di Bali, Rodrigo Ventocilla.


Apa Tugas Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD)?

41 hari lalu

Apa Tugas Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD)?

MKD memanggil Menkopolhukam Mahfud Md dan Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso terkait Kasus Irjen Ferdy Sambo. Lantas apa tugas dari MKD?


TKI Korban Salah Vonis Pengadilan Malaysia, Terlanjur Dihukum Cambuk

50 hari lalu

TKI Korban Salah Vonis Pengadilan Malaysia, Terlanjur Dihukum Cambuk

Tenaga kerja Indonesia, Sabri Umar, menjadi korban salah vonis pengadilan Sabah, Malaysia, yang mendakwanya tidak memiliki izin kerja.


Serba-serbi Mengupas Kejahatan: Perbedaan Penyidikan dan Penyelidikan

52 hari lalu

Serba-serbi Mengupas Kejahatan: Perbedaan Penyidikan dan Penyelidikan

Penyelidikan dan penyidikan dapat dibedakan berdasarkan tujuan, pihak-pihak yang berwenang, dan kewenangan yang dimiliki pihak-pihak tersebut.


Bharada E Ajukan Diri sebagai Justice Collaborator, Apakah Bisa Meringankan Hukuman?

8 Agustus 2022

Bharada E Ajukan Diri sebagai Justice Collaborator, Apakah Bisa Meringankan Hukuman?

Bharada E mengajukan diri sebagai Justice Collaborator dalam kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Hukuman bisa diringankan?