Australia Buka Klinik Tes Virus Corona di Pantai Bondi

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung membawa papan selancar saat menikmati hari yang cerah di pantai Bondi meskipun meluasnya wabah pandemik virus corona atau COVID-19 di Sydney, Australia, 20 Maret 2020. REUTERS/Loren Elliott

    Pengunjung membawa papan selancar saat menikmati hari yang cerah di pantai Bondi meskipun meluasnya wabah pandemik virus corona atau COVID-19 di Sydney, Australia, 20 Maret 2020. REUTERS/Loren Elliott

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Australia membuka klinik dadakan untuk tes virus corona di Pantai Bondi, Sydney, pada Rabu, 1 Maret 2020. Langkah itu dilakukan setelah Bank Sentral Australia memperingatkan ekonomi Negeri Kangguru itu bisa jatuh dibanding tahun lalu karena virus corona atau COVID-19.

    Di Pantai Bondi, para petugas medis menggunakan masker dan sarung tangan plastik menyambut masyarakat yang hendak melakukan tes virus corona di klinik dadakan. Otoritas di negara bagian New South Wales pada awal pekan ini mengatakan virus corona kemungkinan telah menular di komunitas Bondi melalui kalangan backpacker yang tak menyadari dia ‘membawa’ virus mematikan tersebut.

     “Bondi hanyalah satu dari beberapa tempat, dimana kami menilai adanya penyebaran lokal dan kami melihat kasus-kasus seperti ini dikalangan backpacers dalam beberapa hari terakhir,” kata Direktur Kesehatan negara bagian New South Wales Jeremy McAnulty, Rabu, 1 April 2020.

    Pengunjung menikmati hari yang cerah di pantai Bondi meskipun meluasnya wabah pandemik virus corona atau COVID-19 di Sydney, Australia, 20 Maret 2020. Di Australia kasus virus corona mencapai 636 orang. REUTERS/Loren Elliott

    Sebelumnya pada Maret 2020, Pantai Bondi menjadi pemberitaan utama surat kabar ketika ribuan orang tampak mengabaikan aturan jaga jarak atau social distancing di pantai itu.

    Dikutip dari reuters.com, otoritas Australia mengosongkan area tertentu yang dilaporkan telah terjadi infeksi virus corona. Di Negeri Kangguru itu, jumlah kasus virus corona tercatat 4.700 kasus, dimana kasus yang berujung kematian sebanyak 20 orang.

    Otoritas berwenang menekankan meskipun penyebaran virus corona di Australia sudah mulai melambat, pengetatan kebijakan jaga jarak masih perlu dilakukan, termasuk melarang orang melakukan pertemuan lebih dari dua orang, menutup area taman-taman, pantai dan tempat olahraga.

    “Kita tidak bisa melepaskan kaki kita dari pedal. Kita belum bisa bersantai. Tidak perlu waktu yang lama untuk membuat hal ini (virus corona) dalam kontrol kita,” kata Perdana Menteri Negara bagian New South Wales, Gladys Berejiklian.    

       


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.