Paus Fransiskus Tabrak Tradisi Pimpin Doa via Layar Raksasa

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus memimpin doa Angelus melalui rekaman video dan ditayangkan di layar lebar di halaman Santo Petrus, Vatican. Minggu, 8 Maret 2020.

    Paus memimpin doa Angelus melalui rekaman video dan ditayangkan di layar lebar di halaman Santo Petrus, Vatican. Minggu, 8 Maret 2020.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus untuk pertama kali memimpin doa melalui rekaman video yang ditayangkan dalam layar raksasa di halaman Santo Petrus, Vatican sehubungan wabah virus Corona.

    Paus Fransiskus untuk pertama dalam berabad-abad menabrak tradisi Gereja Katolik dengan memimpin doa dengan tidak bertemu langsung dengan umatnya.

    "Saya dekat melalui doa kepada orang-orang yang menderita wabah virus Corona," kata Paus sebagaimana dilaporkan New York Post, 8 Maret 2020.

    Paus berusia 83 tahun itu, sempat muncul beberapa detik di jendela Vatican untuk melambaikan tangan ke arah pada pengunjung yang berkumpul di halaman Santo Petrus.

    Paus memimpin doa lewat layar raksasa dilakukan karena wabah virus Corona di Italia, sebanyak 233 orang tewas dan 5.883 orang tertular virus mematikan itu. Wabah virus Corona di negara ini merupakan yang terparah di Eropa. 

    Pekan lalu, Paus membatalkan sejumlah pertemuan karena menderita penyakit flu. Pembatalan pertemuan terjadi setelah Paus Francis memimpin ibadah Rabu Abu dalam kondisi flu.

    Dalam pemeriksaan medis, Paus Fransiskus dinyatakan negatif atau tidak ditemukan virus Corona di tubuhnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.