Virus Corona Menyebar di 13 Provinsi, Ini Perintah Xi Jinping

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang menggunakan masker saat berada di Bandara Internasional Hongqiao di Shanghai, Cina, 20 Januari 2020. REUTERS/Aly Song

    Penumpang menggunakan masker saat berada di Bandara Internasional Hongqiao di Shanghai, Cina, 20 Januari 2020. REUTERS/Aly Song

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Xi Jinping telah memerintahkan upaya tegas untuk mencegah penyebaran virus Corona yang mengakibatkan pneumonia.

    Pernyataan Xi itu dilaporkan oleh Kantor Dewan Informasi Negara Republik Rakyat Cina, 21 Januari 2020.

    Presiden Xi menekankan untuk menempatkan keselamatan dan kesehatan masyarakat sebagai prioritas utama.

    Xi yang juga menjabat sebagai sekretaris jendral Komite Pusat Partai Komunis Cina menegaskan pentingnya memperketat perhatian dan pencegahan serta pengawasan secara menyeluruh.

    "Pencegahan dan pengendalian merupakan momen penting sehubungan arus besar pengunjung selama liburan Pesta Musim Semi," kata Xi Jinping.

    Menurut Xi, perlunya informasi kebijakan publik yang relevan untuk mengamankan stabilitas sosial dan memastikan masyarakat hidup damai dan merayakan pesta Tahun Baru Cina.

    Hingga hari Selasa tanggal 21 Januari 2020 sudah 440 kasus pneumonia yang disebabkan virus Corona telah terjadi di 13 provinsi di Cina.

    Sebanyak 9 orang dilaporkan tewas akibat menderita pneumonia tersebut. Keseluruhan yang tewas tinggal di provinsi Hubei.

    Sementara satu kasus pneumonia dilaporkan telah ditemukan di Jepang, tiga di Thailand, dan satu di Korea Selatan.

    Gugus tugas Dewan Pemerintah pada hari Senin lalu menyelenggarakan telekonferensi untuk mengadakan pengaturan secara menyeluruh untuk mencegah dan mengawasai virus yang memicu pneumonia. Komisi Kesehatan Nasional telah membentuk kelompok yang memimpin penanganan situasi dan pemberian arahan kepada masyarakat lokal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.