Jenazah Mugabe akan Dimakamkan Akhir Pekan Ini

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Robert Mugabe bertemu dengan anggota senior Pasukan Pertahanan Zimbabwe dan polisi di State House di Harare, Zimbabwe, 19 November 2017. Desakan agar presiden Mugabe untuk mundur semakin menguat. ZIMPAPER-REUTERS

    Presiden Robert Mugabe bertemu dengan anggota senior Pasukan Pertahanan Zimbabwe dan polisi di State House di Harare, Zimbabwe, 19 November 2017. Desakan agar presiden Mugabe untuk mundur semakin menguat. ZIMPAPER-REUTERS

    TEMPO.CO, Harare - Pemerintah Zimbabwe mengatakan akan mengadakan pemakaman kenegaraan untuk jenazah bekas Presiden Robert Mugabe pada Sabtu, 14 September 2019.

    Menurut surat yang dikirimkan ke kantor pemerintah di Harare, pemerintah mengatakan akan melanjutkan prosesi ini dengan acara pemakaman pada Ahad, 15 September 2019.

    Prosesi pemakaman itu akan diadakan di Stadion Olahraga Nasional Harare. Namun isi surat itu tidak menyebutkan di mana lokasi pemakamannya. Mugabe meninggal di rumah sakit di Singapura pada 6 September 2019. 

    Surat yang dikirim oleh Kementerian Luar Negeri Zimbabwe mengatakan para kepala negara diharapkan meninggalkan stadion segera setelah upacara pemakaman karena para pejabat akan sibuk dengan persiapan pemakaman.

    Juru bicara Presiden Emmerson Mnangagwa, George Charamba, mengatakan rencana sementara pemakamannya akan diadakan di National Heroes Acre.

    The Sunday Mail melansir jenazah Mugabe diperkirakan akan kembali dari Singapura pada Rabu sore,  11 September 2019.

    Mnangagwa, anggota keluarga Mugabe dan kepala tradisional dari distrik Zvimba Mugabe akan menerima jenazah di Bandara Internasional Robert Gabriel Mugabe di Harare.

    Mnangagwa merupakan wakil Presiden, yang juga orang kepercayaan Mugabe, sebelum keduanya berkonflik politik secara terbuka.

    Mnangagwa sempat melarikan diri ke luar Zimbabwe karena Mugabe menudingnya melancarkan gerakan kudeta menggunakan militer.

    Mugabe akhirnya jatuh dari kekuasaannya sebagai orang nomor satu Zimbabwe pada 2017, yang didudukinya sejak 1980an. 

    MEIDYANA ADITAMA WINATA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.