Tak Disangka, 5 Perusahaan ini Ternyata juga Produksi Senjata

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang dirilis 26 Oktober 2014, menunjukkan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, berdiri di depan mikrofon, meninjau jet tempur F-15J Angkatan Udara Jepang selama Air Review di Hyakuri Pangkalan Udara, utara Tokyo. (Foto AP / Eugene Hoshiko, File)

    Foto yang dirilis 26 Oktober 2014, menunjukkan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, berdiri di depan mikrofon, meninjau jet tempur F-15J Angkatan Udara Jepang selama Air Review di Hyakuri Pangkalan Udara, utara Tokyo. (Foto AP / Eugene Hoshiko, File)

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan seperti Mitsubishi dan Rolls Royce memang terkenal memproduksi kendaraan bermotor hingga AC, namun siapa sangka mereka juga memproduksi senjata.

    Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) mengeluarkan laporan Arms Industry Database, termasuk 100 perusahaan yang memproduksi senjata.

    Seperti dikutip dari Business Insider, 14 Mei 2019, laporan ini menunjukkan 42 dari 100 perusahaan bermarkas di AS. Namun yang mengejutkan beberapa perusahaan yang kita kira hanya memproduksi barang-barang sipil untuk rumah tangga atau kendaraan, ternyata juga memproduksi senjata.

    Baca: 10 Negara Terkuat di Dunia versi World Report

    1. Fujitsu

    Fujitsu

    Secara teknis, hanya sebagian kecil dari bisnis Fujitsu yang berfokus pada senjata, pembuatan senjata menghasilkan US$ 1,11 miliar (Rp 16 triliun) pada tahun 2017, yang merupakan 3 persen dari total omsetnya.

    2. Kawasaki

    Penjualan senjata Kawasaki mencapai US$ 2,14 juta (Rp 30,8 miliar) pada tahun 2017, yang merupakan 15,2 persen dari total omset.

    Baca: 3 Negara Produsen Senjata Terbesar Dunia

    3. Saab

    Setelah mendapat laba perusahaan US$ 2,67 juta (Rp 38,4 miliar), persenjataan mencapai 83,9 persen dari omset Saab US$ 3,18 juta (Rp 45,7 miliar) pada tahun 2017.

    Sejak produksi mobil Saab berakhir pada 2012, perusahaan bergantung pada pemerintah Swedia.

    4. Mitsubishi

    Pesawat tempur siluman X-2 Shinshin dikembangkan oleh Mitsubishi, Jepang, yang pertama kali terbang, pada 22 April 2016. Pesawat generasi kelima Jepang diperkirakan akan mulai diproduksi, pada 2018. popularmechanics.com

    Mitsubishi Heavy Industries. Ltd adalah divisi dalam grup Mitsubishi yang lebih besar. Faktur perusahaan menunjukkan penjualan senjata senilai US$ 3,57 miliar (Rp 51,4 triliun) selama 2017, yang merupakan 9,7 persen dari total penjualan.

    Baca: 9 Negara Pemilik Senjata Nuklir, Siapa Terbanyak?

    5. Rolls Royce

    Menempatkan posisi 17 dalam peringkat perusahaan yang terlibat dalam penjualan senjata, Rolls-Royce menjual senjata senilai US$ 4,42 miliar (Rp 63,6 triliun) pada tahun 2017, yang mewakili 22,8 persen dari total omsetnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.