Rusia Bakal Kirim Wahana ke Bulan, Dikendalikan Robot Manusia

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat nirawak badan antariksa Rusia Roscosmos, Luna-Glob. gizmag.com

    Pesawat nirawak badan antariksa Rusia Roscosmos, Luna-Glob. gizmag.com

    TEMPO.COMoskow – Wahana bulan buatan Rusia bakal dikendalikan oleh robot berbentuk manusia atau anthropomorphic robot. Wahana ini akan dikirim ke bulan pada misi pesawat luar angkasa Luna-29.

    Baca:

     

    “Misi Luna-29 akan diluncurkan pada 2028,” begitu dilansir Sputnik News Ahad, 12 Mei 2019.

    Pesawat luar angkasa Luna-29 bakal memiliki berat 1.3 ton dan bakal diluncurkan dari Kosmodrom Vostochny, Rusia, menggunakan roket Angara-A5B. Roket ini menggunakan teknologi pendorong oksigen dan hidrogen.

    Baca:

     

    Menurut sumber Sputnik News, ide penggunaan robot berbentuk manusia muncul belakangan. Ke depannya, pengendalian wahana antariksa di bulan bakal menggunakan tenaga dan keahlian kosmonot.

    Lembaga antariksa Rusia Roscosmos tidak komentar soal informasi ini.

    AS pernah membawa wahana antariksa ke bulan pada 1971 – 1972 saat misi berawak ke bulan pada Apollo-15, Apollo-16, dan Apollo-17.

    Pada 1970 – 1973, Uni Sovyet meluncurkan wahana antariksa ke bulan, yang merupakan satelit alami bumi.

    Baca:

     

    Pada November 2018, Roscosmos dan Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia untuk Antariksa mengembangkan konsep eksplorasi ke bulan. Rusia bakal membangun sebuah markas operasi di bulan pada 2036 dan 2040.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.