Ilmuwan Inggris Temukan Kokain di Tubuh Udang

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja menunjukan hasil tangkap berupa udang. Selain ikan air tawar, beberapa hewan laut seperti udang berhasil di budidayakan oleh warga Gaza di kolam penampungan. Gaza, 5 Juni 2015. AP Photo / Khalil Hamra

    Seorang pekerja menunjukan hasil tangkap berupa udang. Selain ikan air tawar, beberapa hewan laut seperti udang berhasil di budidayakan oleh warga Gaza di kolam penampungan. Gaza, 5 Juni 2015. AP Photo / Khalil Hamra

    TEMPO.CO, Jakarta - Para Ilmuwan Inggris telah menemukan jejak obat-obatan terlarang seperti kokain dan ketamin di dalam sampel udang air tawar.

    Sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan dari King's College London dan University of Suffolk menguji satwa liar seperti udang air tawar ke berbagai mikropollutan di 15 lokasi berbeda di wilayah Suffolk.

    Baca: 10 Raja Narkoba Terkaya Sepanjang Sejarah

    Dikutip dari CNN, 2 Mei 2019, Para ilmuwan terkejut menemukan obat-obatan terlarang pada sampel yang diambil dari pedesaan Inggris, dengan kokain dan ketamin ditemukan di spesimen yang diuji dan sudah tersebar luas.

    "Kejadian obat-obatan terlarang yang begitu sering terjadi pada satwa liar dan sangat mengejutkan. Kita mungkin berharap melihat ini di daerah perkotaan seperti London, tetapi tidak pada lingkup yang lebih kecil. Ini terjadi pada lingkungan pedesaan," kata Leon Barron dari King's College London dalam rilis medianya.

    Baron menambahkan, peneliti juga menemukan jejak fenuron, pestisida yang telah lama dilarang di Inggris. Dia mengatakan bahwa sumber bahan kimianya belum jelas.

    Baca: Beli Kokain Dapat Gula Merah, Orang ini Lapor Polisi

    Hasil lengkap dari penelitian ini sudah diterbitkan dalam jurnal Environment International.

    Thomas Miller salah satu ilmuwan King College London mengatakan, meskipun konsentrasinya rendah, namun pihaknya masih dapat mengidentifikasi senyawa yang mungkin menjadi krusial bagi lingkungan, karena bisa menimbulkan risiko bagi satwa liar.

    "Dampak pencemaran kimia yang tidak terlihat seperti obat-obatan pada kesehatan satwa liar perlu lebih diperhatikan di Inggris karena kebijakan seringkali dapat diinformasikan oleh studi seperti ini," kata Nic Bury dari University of Suffolk.

    Baca: Modus Baru Penyelundupan Narkoba ke Penjara Pakai Bangkai Tikus

    Kadar benzoylecgonine yang tinggi, metabolit utama kokain, sebelumnya telah terdeteksi dalam air limbah di London. Mikroplastik juga menjadi perhatian karena partikel plastik kecil pernah ditemukan di ikan, penyu, bahkan serangga terbang.
    CNN | EKO WAHYUDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Keunggulan Bahan Bakar Campuran Biodiesel B30 Saat Uji Coba

    Biodiesel B30 akan diluncurkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Desember 2019. Ini hasil B30 yang berbahan solar campur minyak kelapa sawit.