Trump Dinilai Senat Amerika Gagal Ungkap Kasus Jamal Khashoggi

Jamal Khashoggi, wartawan senior asal Arab Saudi yang tewas dibunuh pada 2 Oktober 2018. Sumber: POMED/cphpost.dk

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Senat Partai Republik dan Partai Demokrat Amerika Serikat kecewa dengan pemerintahan pimpinan Presiden Donald Trump karena dianggap gagal memberikan informasi lebih banyak atas kasus pembunuhan Jamal Khasoggi. Para senator bersumpah akan mendorong Washington agar mengeluarkan respon tegas mengenai masalah ini.     

“Ini benar-benar membuang waktu. Saya bahkan lebih tahu dari pada mereka,” kata Lindsey Graham, anggota Senat dari Partai Republik yang merupakan sekutu Presiden Trump.

Baca: Bunuh Jamal Khashoggi Hingga Culik PM Lebanon, Siapa Al-Qahtani?  

Jasad wartawan Jamal Khashoggi, 59 tahun, diduga dimutilasi menjadi tiga bagian dan dimasukkan dalam sebuah koper sebelum di buang ke sumur. Sejumlah laporan menyebut, Khashoggi dibunuh dalam dua jam dan tubuhnya dibuang dalam sebuah kepanikan. Sumber: Image: X80001/mirror.co.uk

Sebelumnya pada Senin sore, 4 Maret 2019, pejabat dari Kemeneterian Luar Negeri dan Kementerian Keuangan Amerika Serikat sudah memberikan keterangan secara tertutup pada anggota Senat. Namun Graham mengatakan dalam pernyataan itu pihaknya tidak menemukan informasi yang baru mengenai pembunuhan Khashoggi. Untuk itu, Graham menyerukan sekarang ini waktunya bagi Senat Amerika Serikat untuk melakukan lebih banyak upaya.  

Baca: Pembunuh Jamal Khashoggi: Saya Tahu Cara Memotong   

Pandangan Graham itu dibenarkan oleh Mitt Romney, anggota Senat dari Partai Republik dan mantan calon Presiden Amerika Serikat dalam pemilu 2012 silam. Romney mengatakan informasi dari Washington tidak membantu dan betapa menyakitkan bagi sebagian anggota Senat melihat kasus Khashoggi tak mengalami banyak perkembangan.    

Bob Menendez, anggota Komite Senat dari Partai Demokrat, mengatakan sanksi-sanksi baru harus dikenakan pada Kerajaan Arab Saudi. Khashoggi, 59 tahun, adalah wartawan senior asal Arab Saudi yang sejak 2017 mengasingkan diri ke Amerika Serikat dan menulis kolom di Washington Post.        

“Senat saya rasa harus bertindak, kecuali jika Senat dapat menerima kematian Khashoggi wartawan yang tinggal di Amerika Serikat sebagai sebuah tindakan yang dibenarkan demi sebuah hubungan yang lebih luas. Kalau saya, saya tak bisa menerimanya,” kata Mendez. 

Pemerintahan Trump telah melewatkan batas waktu pelaporan yang semestinya dilaporkan bulan kemarin terkait siapa yang harus bertanggung jawab atas kematian Khashoggi. Di Arab Saudi, 11 tersangka telah didakwa dalam kasus tersebut. Sementara pejabat setempat menolak tuduhan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang memerintahkan pembunuhan itu.

MUHAMMAD HALWI | REUTERS






Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

4 hari lalu

Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

Duta Besar Amerika Serikat untuk Rusia saat ini menjadi salah satu jabatan diplomatik Amerika yang paling penting dan menantang.


Senat AS Meloloskan RUU Perlindungan Pernikahan Sesama Jenis

5 hari lalu

Senat AS Meloloskan RUU Perlindungan Pernikahan Sesama Jenis

Pernikahan sesama jenis di Amerika Serikat akan dilindungi Undang-undang. RUU ini untuk memproteksi seandainya pernikahan sesama jenis ditentang MA.


Biden Balik Badan, Beri MbS Kekebalan dari Gugatan Pembunuhan Khashoggi

17 hari lalu

Biden Balik Badan, Beri MbS Kekebalan dari Gugatan Pembunuhan Khashoggi

Pemerintahan Joe Biden memutuskan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman memiliki kekebalan dari gugatan atas pembunuhan Jamal Khashoggi.


Partai Demokrat Kembali Kuasai Senat AS, Kursi DPR Masih Diperebutkan

21 hari lalu

Partai Demokrat Kembali Kuasai Senat AS, Kursi DPR Masih Diperebutkan

Partai Demokrat kembali memegang kendali Senat AS dalam hasil pemilu sela AS yang terbaru


Mohammed bin Salman Tak Bisa Dituntut untuk Kasus Jamal Khashoggi

4 Oktober 2022

Mohammed bin Salman Tak Bisa Dituntut untuk Kasus Jamal Khashoggi

Mohammed bin Salman punya kekebalan hukum setelah diangkat menjadi perdana menteri Kerajaan Arab Saudi.


Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

25 September 2022

Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

Setelah sebelumnya bertemu dengan Presiden Erdogan, Mohammed bin Salman menerima kunjungan Menteri Keuangan Turki.


Senat AS Menyepakati RUU untuk Dukung Taiwan Secara Militer

16 September 2022

Senat AS Menyepakati RUU untuk Dukung Taiwan Secara Militer

KebijakanSenat AS itu disepakati di tengah tekanan militer China di Selat Taiwan.


Pengacara Jamal Khashoggi Dibebaskan dari Uni Emirat Arab

13 Agustus 2022

Pengacara Jamal Khashoggi Dibebaskan dari Uni Emirat Arab

Pengacara Asim Ghafoor yang pernah menjadi kuasa hukum jurnalis Jamal Khashoggi, dilaporkan telah dibebaskan dari tahanan di Uni Emirat Arab


Senat Amerika Serikat Dukung Keanggotaan Finlandia dan Swedia di NATO

4 Agustus 2022

Senat Amerika Serikat Dukung Keanggotaan Finlandia dan Swedia di NATO

Hasil pemungutan suara memperlihatkan 95 persen suara Senat mendukung keanggotaan Finlandia dan Swedia di NATO


Mohammed bin Salman Kunjungan Kerja ke Uni Eropa Pertama sejak Pembunuhan Khashoggi

27 Juli 2022

Mohammed bin Salman Kunjungan Kerja ke Uni Eropa Pertama sejak Pembunuhan Khashoggi

Mohammed bin Salman terbang ke Eropa untuk menjalin kerja sama bilateral dengan Yunani dan Prancis.