Selasa, 20 November 2018

Korea Selatan Hukum Warganya yang Hisap Ganja di Kanada

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam foto file 20 April 2015 ini, bendera Kanada dengan daun ganja berkibar di Parliament Hill selama acara 4/20 di Ottawa, Ontario.[Adrian Wyld / The Canadian Press viai AP]

    Dalam foto file 20 April 2015 ini, bendera Kanada dengan daun ganja berkibar di Parliament Hill selama acara 4/20 di Ottawa, Ontario.[Adrian Wyld / The Canadian Press viai AP]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perwira senior polisi Korea Selatan memperingatkan setiap wisatawan Korea Selatan yang menghisap ganja di Kanada akan dihukum, meski ganja telah dilegalkan di Kanada.

    Pekan lalu, Kanada menjadi negara kedua di dunia yang melegalkan ganja rekreasi secara nasional, yang mendorong wisatawan dari berbagai negara untuk mencicipi ganja tanpa khawatir jeratan hukum.

    Baca: Sehari Setelah Dilegalkan, Persediaan Ganja Kanada Menipis

    Namun penegak hukum Korea Selatan, seperti dilansir dari Newsweek, 24 Oktober 2018, menegaskan bahwa warga negara Korsel yang menghisap ganja di Kanada akan dihukum di Korea Selatan. Peringatan itu terutama ditujukan kepada 23.000 mahasiswa Korea Selatan yang tinggal di Kanada, tulis surat Kabar Korea Times, dikutip Newsweek.

    Sejumlah orang saling berbagi lintingan ganja pada hari Kanada melegalkan mariyuana rekreasi di Taman Trinity Bellwoods, Toronto, Ontario, Kanada, Rabu, 17 Oktober 2018. REUTERS/Carlos Osorio

    Yoon Se-jin, kepala Divisi Investigasi Kejahatan Narkotika di Badan Kepolisian Provinsi Gyeonggi Nambu, mengatakan kepada calon wisatawan ganja Korea, bahwa "Penghisap ganja akan dihukum sesuai dengan hukum Korea Selatan, bahkan jika mereka melakukannya di negara-negara di mana merokok ganja adalah legal. Tidak akan ada pengecualian."

    Baca: Inggris Izinkan Ganja sebagai Obat Mulai 1 November

    Hukum Korea Selatan berlaku untuk semua warga baik di rumah atau di luar negeri. Ini telah memungkinkan pemerintah untuk mengadili mereka yang menikmati narkoba atau perjudian, yang juga ilegal di Korea Selatan, ketika mereka berada di luar negeri.

    Korea Selatan memiliki undang-undang anti-narkoba yang ketat, dan para pejabat menganggap Korea Selatan adalah negara bebas narkoba. Mereka yang menumbuhkan, memiliki, mengangkut atau mengkonsumsi ganja dapat menghadapi hingga lima tahun penjara atau maksimum denda 50 juta won Korea Selatan.

    Chrissy Brun menunjukkan menu ganja kepada pelanggan di toko Natural Vibe Newfoundland-Labrador, Kanada, Rabu, 17 Oktober 2018. REUTERS/Chris Wattie

    Sekitar 12.000 penangkapan narkoba dilakukan di Korea Selatan pada 2015 dari total populasi 50 juta orang, dan selebriti yang tertangkap merokok ganja seringkali diharuskan meminta maaf di media. Tahun lalu, tercatat ada 8.887 kejahatan narkoba, termasuk 1.044 kasus terkait ganja, ungkap New York Times.

    Tidak jelas bagaimana pihak berwenang akan menargetkan atau membuktikan warga Korea Selatan yang dicurigai menghisap ganja selama di Kanada, dan wisatawan yang kembali dari luar negeri umumnya tidak dites narkoba.

    Baca: Kanada Akan Perbolehkan Polisi Hisap Ganja Saat Libur

    Lee Chang-hoon, seorang profesor di departemen administrasi kepolisian di Universitas Hannam di Daejeon, mengatakan polisi bisa fokus pada penjahat narkotika teridentifikasi, yang kembali ke negara itu, terutama mereka yang dicurigai mungkin mencoba menyelundupkan narkoba ke Korea Selatan. Dilansir dari Yonhap, sebelumnya ganja populer di kalangan warga Korea Selatan hingga dilarang oleh Diktator Park Chung-hee pada 1976.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.