Jumat, 17 Agustus 2018

Malaysia - Singapura Diskusikan Kereta Api Cepat Antarnegara

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proyek Kuala Lumpur-Singapore High-Speed Railway (HSR). Foto: dok.MyHSR

    Proyek Kuala Lumpur-Singapore High-Speed Railway (HSR). Foto: dok.MyHSR

    TEMPO.CO, Jakarta - Malaysia dan Singapura akan menggelar pertemuan untuk membicarakan pembangunan kereta api cepat, HSR, yang menghubungkan wilayah kedua negara. Demikian keterangan Menteri Ekonomi Malaysia, Mohamed Azmin Ali, Senin 6 Agustus 2018. "Pertemuan resmi akan digelar pada Agustus ini," ujarnya seperti dikutip Channel News Asia.

    Sebelumnya, Azmin mengumumkan pertemuan HSR akan diadakan pada akhir Juli 2018.

    Baca: Diduga Dikorupsi, Malaysia Tangguhkan Megaproyek Jalur Kereta Api

    Ilustrasi kereta api cepat Malaysia. globalconstructionreview.com

    Sementara itu, dari kantor Kementerian Transportasi Malaysia diperoleh keterangan, pihaknya belum mengusulkan tanggal pasti pertemuan guna membahas pembangunan kereta api cepat.

    Meskipun demikian, Azmin menambahkan, perjalanannya ke Singapura pada akhir pekan lalu untuk bertemu dengan para pejabat penting Singapura membahas masalah HSR menghasilkan keputusan positif.

    "Kemarin, saya pergi ke Singapura untuk bergabung dengan Menteri Dalam Negeri Tan Sri Muhyiddin dan saya berkesempatan bertemu dengan para pejabat senior Singapura guna mendisuksikan proyek HSR. Pertemuan menghasilkan keputusan positif," katanya kepada wartawan.Konsep proyek kereta cepat High Speed Rail (HSR) Kuala Lumpur - Singapura.[asiaone.com]

    Baca: Malaysia Akan Batalkan Proyek Kereta Kuala Lumpur - Singapura

    Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, sebelumnya mengatakan, pemerintah Malaysia akan berbicara dengan Singapura mengenai proyek HSR yang tertunda. Dia mengatakan, proyek ini tidak menguntungkan Malaysia karena menghabiskan banyak biaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Jurus Rusia Membalas Sanksi AS Terkait Sergei Skripal

    Berikut 5 hal yang mungkin Rusia sebagai retaliasi atas sanksi dari AS terkait kasus serangan racun novichok kepada Sergei Skripal dan putrinya.