Selasa, 23 Oktober 2018

Amerika Serikat Kucurkan Rp 4,3 T untuk Kerja Sama Keamanan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mike Pompeo saat akan dilantik menjadi Direktur Central Intelligence Agency (CIA) di Gedung putih, Washington, 23 Januari 2017.  REUTERS/Jonathan Ernst

    Mike Pompeo saat akan dilantik menjadi Direktur Central Intelligence Agency (CIA) di Gedung putih, Washington, 23 Januari 2017. REUTERS/Jonathan Ernst

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, mengumumkan kesiapan Amerika Serikat untuk mengucurkan dana dalam kerja sama bidang keamanan di kawasan Indo-Pasifik sebesar US$ 300 juta atau sekitar Rp 4.3 triliun. Dana sebesar itu, disebut Pompeo, adalah bagian dari komitmen Amerika Serikat untuk meningkatkan keamanan di seluruh kawasan Indo-Pasifik

    "Sepanjang keterlibatan saya di ASEAN, saya sampaikan komitmen Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk terus meningkatkan peran di sektor yang penting ini," kata Pompeo, Sabtu, 4 Agustus 2018, seperti dikutip situs straitstimes.com.

    Dengan dana itu, maka Amerika Serikat berharap ada lebih banyak prioritas-prioritas yang bisa dibantu, khususnya bidang keamanan maritim, bantuan kemanusiaan dan peningkatan kemampuan menjaga perdamaian serta menangkal ancaman transnasional.

    Baca: Amerika Serikat Bakal Bekukan Dana Bantuan ke Suriah

    Mike Pompeo. wikipedia.org

    Baca: Amerika Serikat Ancam Putus Bantuan ke Penentang Soal Yerusalem

    Sebelumnya, Pompeo mengatakan pihaknya telah mengucurkan dana investasi sebesar US$ 113 juta atau sekitar Rp 1,6 triliun pada awal pekan ini. Dana itu sebagai wujud pembuktian komitmen Amerika Serikat untuk pengembangan bidang teknologi, energi dan infrastruktur di kawasan Indo-Pasifik.

    "Secara ekonomi, Presiden Trump mengakui strategi jangka panjang itu penting di salah satu kawasan paling kompetitif. Info-Pasifik telah dan akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang besar," kata Pompeo.

    Ditegaskan Pompeo, Amerika Serikat saat ini sedang mencari kemitraan, bukan dominasi. Dengan begitu, penting bagi pihaknya untuk terlibat dalam misi perdamaian, stabilitas dan kemakmuran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.