Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Minyak Diembargo, Iran Ancam Blokir Jalur Tanker di Teluk Persia

image-gnews
Presiden Iran Hassan Rouhani. [Daily Post]
Presiden Iran Hassan Rouhani. [Daily Post]
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang komandan Pengawal Garda Revolusi Iran mengatakan pada Rabu, 4 Juli 2018, bahwa Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz di Teluk Persia jika Amerika Serikat melarang penjualan minyak Iran.

"Jika mereka ingin menghentikan ekspor minyak Iran, kami tidak akan mengizinkan pengiriman minyak untuk melewati Selat Hormuz," kata Ismail Kowsari, seperti dikutip oleh situs Young Journalists Club, YJC, dilansir dari Reuters, Kamis, 5 Juli 2018.

Baca: Jenderal Ini Tuduh Israel Curi Awan dan Salju dari Iran

Sementara itu, militer Amerika Serikat menegaskan kembali janji menjaga perairan Teluk Persia agar tetap terbuka bagi kapal tanker minyak ketika Iran mengancam menutup kawasan itu.

Kapten Bill Urban, juru bicara Komando Pusat Militer Amerika Serikat, seperti dilansir Associated Press, mengatakan pelaut Amerika dan sekutu regional siap memastikan kebebasan navigasi dan aliran bebas perdagangan di mana pun hukum internasional mengizinkan.

Baca: Iran Kembali Buka Fasilitas Nuklir, AS Ancam Potong Minyak Iran

Presiden Iran Hassan Rouhani, pada Selasa, menyarankan Iran menghentikan ekspor regional jika Amerika mengembargo ekspor minyak Iran setelah menarik diri dari kesepakatan nuklir.

"Amerika Serikat mengatakan mereka ingin mengurangi ekspor minyak Iran ke titik nol. Ini menunjukkan mereka belum memikirkan konsekuensinya," kata Rouhani, seperti dikutip oleh IRNA.

Baca: Iran Bersumpah Melawan Rintangan AS Soal Ekspor Minyak

Jenderal Iran Qassem Soleimani dilaporkan mengirim surat kepada Rouhani, yang menyampaikan bahwa pasukan Garda Revolusi siap untuk kebijakan apa pun.

Kantor OPEC di Wina, Austria. REUTERS/Leonhard Foeger

"Permintaan Trump bahwa minyak Iran tidak boleh dibeli, juga tekanan pada perusahaan-perusahaan Eropa ketika Nigeria dan Libya berada dalam krisis, ketika ekspor minyak Venezuela telah jatuh karena sanksi Amerika, ketika konsumsi domestik Saudi telah meningkat di musim panas, tidak lain merugikan diri sendiri. Ini akan meningkatkan harga minyak di pasar global. Pada akhirnya adalah konsumen Amerika yang akan membayar harga untuk kebijakan Donald Trump," kata Gubernur OPEC Iran Hossein Kazempour Ardebili mengatakan kepada kantor berita kementerian minyak Iran, SHANA.

Baca: Turki Tolak Desakan AS Hentikan Impor Minyak Iran

Uni Eropa, yang pernah menjadi importir minyak terbesar Iran, telah berjanji menjaga agar kesepakatan nuklir 2015 tetap diteruskan tanpa Amerika Serikat dan mencoba menjaga agar minyak dan investasi Iran terus mengalir. Namun para pejabat Eropa mengakui bahwa sanksi Amerika menyulitkan mereka memberi jaminan kepada Iran. Menteri luar negeri dari lima negara penanda tangan perjanjian nuklir akan bertemu dengan pejabat Iran di Wina, Austria, pada Jumat, 6 Juli, untuk membahas bagaimana menjaga agar perjanjian tetap dilanjutkan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

1 hari lalu

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara peletakan batu pertama pembangunan pabrik di Kabupaten Songchon, Korea Utara, 28 Februari 2024. KCNA via REUTERS
Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

Beberapa negara ini memiliki kebijakan visa yang sulit. Akibatnya negara tersebut sulit untuk dikunjungi wisatan atau pelancong.


Pemilu Iran Tak Akan Gunakan Sistem Pemungutan Suara Elektronik

1 hari lalu

Para pelayat mengibarkan bendera Iran saat menghadiri pemakaman para korban kecelakaan helikopter yang menewaskan Presiden Iran Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian dan lainnya, di Teheran, Iran, 22 Mei 2024. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Pemilu Iran Tak Akan Gunakan Sistem Pemungutan Suara Elektronik

Iran mengesampingkan kemungkinan menggunakan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu mendatang.


Iran Setujui Enam Kandidat Calon Presiden untuk Gantikan Ebrahim Raisi

3 hari lalu

Negosiator nuklir Iran, Saeed Jalili, yang sempat menjadi kandidat presiden dalam pemilu 14 juni silam, melambaikan tangan ketika menghadiri upacara pengambilan sumpah jabatan Presiden Iran yang baru, Hasan Rouhani di gedung parlemen, di Teheran, Iran, Minggu (4/8). AP/Ebrahim Noroozi
Iran Setujui Enam Kandidat Calon Presiden untuk Gantikan Ebrahim Raisi

Dewan Wali Iran telah menyetujui enam kandidat calon presiden untuk pemilu Iran pada 28 Juni 2024.


Harga Pangan Hari Ini: Beras, Telur, Daging Ayam Terpantau Naik

5 hari lalu

Pekerja memikul karung beras di Gudang Bulog, Medan, Sumatera Utara, Selasa, 28 Mei 2024. Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menerima beras impor dari Thailand sebanyak 10 ribu ton dan dari Pakistan sebanyak 10 ribu ton. ANTARA/Yudi Manar
Harga Pangan Hari Ini: Beras, Telur, Daging Ayam Terpantau Naik

Harga sejumlah bahan pangan hari ini Sabtu, 8 Juni 2024 terpantau cenderung naik seperti beras dan daging ayam.


Produksi Minyak Pertamina 2023 Meningkat 10 Persen

6 hari lalu

Produksi Minyak Pertamina 2023 Meningkat 10 Persen

Produksi minyak Pertamina tahun 2023 tercatat mengalami peningkatan sebesar 10 persen dibanding produksi minyak tahun 2022.


Israel Bunuh Lagi Jenderal Iran di Suriah, Bos Garda Revolusi Bersumpah Membalas

6 hari lalu

Panglima Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Mayor Jenderal Hossein Salami meninjau peralatan militer selama latihan militer pasukan darat IRGC di daerah Aras, provinsi Azerbaijan Timur, Iran, 17 Oktober 2022. IRGC/WANA
Israel Bunuh Lagi Jenderal Iran di Suriah, Bos Garda Revolusi Bersumpah Membalas

Korps Garda Revolusi Iran bersumpah akan membalas kematian jenderalnya akibat serangan Israel.


Mahmoud Ahmadinejad Siap Maju Kembali sebagai Capres Iran, Ini Profil Eks Presiden Iran 2005-2013

8 hari lalu

Mahmoud Ahmadinejad . REUTERS/Karim Kadim
Mahmoud Ahmadinejad Siap Maju Kembali sebagai Capres Iran, Ini Profil Eks Presiden Iran 2005-2013

Mahmoud Ahmadinejad, eks Presiden Iran siap calonkan kembali menjadi presiden di negara tersebut sepeninggal Ebrahim Raisi tewas kecelakaan helikopter


Israel Kaji Alternatif selain Hamas untuk Perintah Jalur Gaza

10 hari lalu

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin bertemu dengan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant di Pentagon di Washington, AS, 26 Maret 2024. Reuters
Israel Kaji Alternatif selain Hamas untuk Perintah Jalur Gaza

Menteri Pertahanan Israel mengatakan Israel sedang mengkaji alternatif selain Hamas untuk memerintah Jalur Gaza.


Profil Eks Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad: Musuh Israel, Dekat dengan Si Miskin

10 hari lalu

Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad berbicara dalam konferensi pers di Tehran, Iran, 5 April 2017. AP Photo
Profil Eks Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad: Musuh Israel, Dekat dengan Si Miskin

Mahmoud Ahmadinejad kembali maju daiam pilpres Iran. Siapa tokoh kontroversial yang dikenal pembenci Israel dan dekat dengan rakyat miskin ini?


Mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad Resmi Maju di Pilpres Iran

10 hari lalu

Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad. AP
Mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad Resmi Maju di Pilpres Iran

Mahmoud Ahmadinejad resmi mendaftar dalam pemilihan presiden Iran. Ia merupakan bekas presiden Iran yang juga tokoh garis keras.