Ke Singapura, Kim Jong Un Pilih Naik Air China

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Air China. Staralliance.com

    Air China. Staralliance.com

    TEMPO.CO, Singapura - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, lebih memilih terbang langsung ke Singapura dengan menggunakan maskapai Air China dan pesawat Boeing 747 daripada menggunakan jet pribadi Ilyushin miliknya.

    Maskapai Air China tercatat meninggalkan Beijing pada pukul 4.18 pagi waktu setempat menuju Pyongyang. Pesawat sempat menghabiskan sekitar satu jam di landasan sebelum lepas landas.

    Baca: 

    Ekonomi Disinyalir Jadi Alasan Kim Jong Un untuk Denuklirisasi
    Pesawat Jet Cina Siap Kawal Kim Jong Un untuk KTT di Singapura

    Informasi ini pertama kali disampaikan jurnalis senior ABC Online di Cina, Bill Birtles, melalui cuitannya pada Minggu, 10 Juni 2018.

    Burger Trump Kim hasil kreasi chef Abraham Tan dari Restoran Carousel, Royal Plaza on Scotts, Singapura, 7 Juni 2018. REUTERS/Edgar Su

    "Sepertinya tidak ada konfirmasi bahwa #KimJongUn ada di atas pesawat CA61 - Air China Boeing 747. Pesawat itu baru saja lepas landas dari Beijing menuju ke selatan tanpa tujuan resmi. Pesawat yang sama terbang dari BJ ke Pyongyang dan kembali lagi pagi ini. #SingaporeSummit," demikian pernyataan Birtles melalui akun Twitter miliknya.

    Baca: 

    Siapa yang Bayar Biaya Korea Utara untuk KTT Kim Jong Un - Trump?

    Mengenal Pulau Sentosa, Tempat KTT Donald Trump - Kim Jong Un

    Seperti dilansir ABC pada 10 Juni 2018, data pelacakan penerbangan menunjukan Air China CA61 mengubah nomor penerbangannya ketika melewati ibukota Cina dan akan tiba di Singapura pada sore hari ini.

    Penerbangan itu mengikuti jalur Air China Airbus A330, yang berangkat dari Pyongyang sehari sebelumnya ke Singapura, mempertahankan rute di atas wilayah Cina selama mungkin.

    Howard X berpenampilan seperti Kim Jong Un dan Dennis Alan yang berpenampilan seperti Donald Trump saat mengunjungi Merlion Park, Singapura, 8 Juni 2018. REUTERS/Edgar Su

    Penerbangan itu kemungkinan membawa pejabat Korea Utara yang dibutuhkan dalam KTT bersejarah antara Kim Jong Un dan Presiden AS,Donald Trump, di Singapura pada 12 Juni 2018.

    Seperti dilansir Korea Herald, pertemuan Kim dan Trump ini merupakan pertemuan bersejarah kedua negara soal perdamaian di Semenanjung Korea dan denuklirisasi. Kim sebelumnya bertemu dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, pada April 2018 di Zona Demiliterisasi di desa Panmunjom, Korea Selatan, dengan agenda serupa.

    Soal keberangkatan Kim Jong Un ini, Korea Utara maupun Cina tidak mengungkapkan rincian tentang detail perjalanan pemimpin negara komunis itu menuju Singapura. Tetapi, Kementerian Luar Negeri Singapura mengatakan Kim akan bertemu Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, pada Ahad.

    Secara terpisah, sebuah pesawat kargo Korea Utara, yang menyertai pesawat Kim Jong Un pada kunjungannya ke kota Dalian pada Mei 2018, dilaporkan mengisi bahan bakar di Provinsi Guangdong, selatan Cina, sebelum melanjutkan perjalanan ke Singapura.

    Ada juga spekulasi jet tempur Cina akan mengawal penerbangan Kim Jong Un, meskipun ini belum dikonfirmasi oleh pihak berwenang di Beijing.

    Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akan mendarat di Singapura menggunakan Air Force One pada Minggu malam, dan bertemu Perdana Menteri Lee pada Senin, 11 Juni 2018, menjelang KTT Selasa pagi dengan Kim Jong Un.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.