Lava Gunung Kilauea Kembali Mengancam, Penduduk Evakuasi Darurat

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang diambil leh Badan Geologi Amerika Serikat pada Jumat 1 Juni 2018, menunjukkan lava dari celah retakan 8 di wilayah timur yang mengalir di seiktar kawah Kapoho terlihat di dekat Pahoa, Hawaii. Retakan 8 kembali mengeluarkan sejumlah aliran lava dari perut bumi. Aliran lava menuju ke lahan pertanian di timur laut.[US Geological Survey via AP]

    Foto yang diambil leh Badan Geologi Amerika Serikat pada Jumat 1 Juni 2018, menunjukkan lava dari celah retakan 8 di wilayah timur yang mengalir di seiktar kawah Kapoho terlihat di dekat Pahoa, Hawaii. Retakan 8 kembali mengeluarkan sejumlah aliran lava dari perut bumi. Aliran lava menuju ke lahan pertanian di timur laut.[US Geological Survey via AP]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasukan Garda Nasional, polisi dan petugas pemadam kebakaran melakukan evakuasi terakhir pengungsi dari permukiman di ujung timur Pulau Hawaii pada Sabtu 2 Juni pagi, beberapa jam sebelum aliran lava dari gunung berapi Kilauea menutup semua akses jalan ke daerah itu.

    Aliran lava seluas tiga lapangan sepakbola mengalir di jalan raya dekat persimpangan utama di pinggir Kapoho, rumah warga di pesisir dan tempat penginapan yang dibangun kembali setelah sebelumnya juga pernah rusak akibat letusan Kilauea yang pada 1960.

    Baca: Lava Kilauea Hawaii Robohkan 400 Tiang Listrik dan Tutup Jalan

    Dilaporkan dari Reuters, 3 Juni 2018, aliran lava menuju Kapoho dan kawasan wisata Vacationland, yang terdapat sekitar 500 rumah terisolasi dari pulau lain akibat jalan darat tertutup lava.

    Pihak berwenang sejak Rabu 30 Mei, telah mendesak penduduk daerah itu untuk berkemas dan pergi sebelum semburan lava dari celah vulkanik di timur gunung Kilauea mencapai daerah ini.

    Petugas Badan Geologi Amerika Serikat melakukan pengamatan aktivitas lava di celah retakan 8, pada Kamis 31 Mei 2018, di dekat Pahoa, Hawaii. Semburan lava pada Kamis pagi mencapai 70 hingga 80 meter dari bawah tanah. Semburan mengalir ke timur laut jalan raya Highway 132 di kawasan Noni Farms.[US Geological Survey via AP]

    Tahap terakhir evakuasi dilakukan pada Jumat malam dan Sabtu pagi oleh petugas pemadam kebakaran dan kepolisian, dengan bantuan dari Garda Nasional Hawaii dan tim sukarelawan. Diperkirakan 500 orang tinggal di daerah Kapoho.

    Sekitar 2.000 orang lainnya telah dievakuasi dari Leilani Estates, di mana lusinan rumah hancur dan terisolir aliran lava panas yang mengalir sejak letusan pada 3 Mei.

    Gas sulfur dioksida beracun yang keluar dari retakan vulkanik di tanah juga mengancam warga sekitar. Selain itu, material dari gunung Kilauea berupa serat kaca vulkanik memenuhi udara sekitar, yang berbentuk seperti helaian rambut tipis yang dihasilkan air mancur lava dan terbawa oleh angin. Penduduk menyebut serat kaca vulkanik ini rambut Pele yang diambil dari nama dewi api gunung api mitos masyarakat Hawaii.

    Baca: Lava Baru Kilauea Mengancam Pembangkit Listrik Geotermal Hawaii

    Lava keluar dari puluhan celah yang muncul dari retakan di lereng bagian timur Kilauea dan telah memutus saluran telepon dan listrik, serta mengakibatkan pembangkit listrik tenaga panas bumi dihentikan.

    Letusan gunung api Kilauea sebelumnya terjadi pada 1983 dan secara terus-menerus mengeluarkan aktivitas vulkanik selama 35 tahun yang menghancurkan lebih dari 200 tempat tinggal dan bangunan lainnya.

    Aktivitas gunung saat ini menimbulkan letusan periodik yang memuntahkan gas dan batu vulkanik dari puncak kawah Kilauea. Para ilmuwan belum memastikan apakah penyumbatan di puncak nantinya akan mengakhiri letusan atau mengakibatkan penumpukan tekanan yang dapat menyebabkan letusan gunung Kilauea yang lebih besar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.