Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mengintip Properti Mewah Mark Zuckerberg di Hawaii: Luas 1.400 Ha, Dilengkapi Bunker Bawah Tanah

image-gnews
CEO Facebook Mark Zuckerberg bersiap bermain anggar di
CEO Facebook Mark Zuckerberg bersiap bermain anggar di "Metaverse" dengan pemain anggar medali emas Olimpiade selama konferensi realitas virtual dan augmented streaming yang disiarkan langsung untuk mengumumkan perubahan nama Facebook menjadi Meta pada 28 Oktober 2021. Metaverse merujuk pada gagasan tentang dunia virtual bersama yang dapat diakses oleh orang-orang yang menggunakan perangkat yang berbeda. Facebook/Handout via REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bos perusahaan teknologi Meta, Mark Zuckerberg menginvestasikan sejumlah besar uang di peternakannya di Hawaii. Ia disebut membangun beberapa fasilitas, termasuk bunker bawah tanah.

Mark Zuckerberg memberi nama proyeknya itu Peternakan Ko'olau, berada di tanah seluas 1.400 hektar di pulau Kauai, Hawaii. Proyek mewah ini membutuhkan biaya sekitar US$ 100 juta atau setara Rp 1,56 triliun, menurut laporan Wired dilansir dari Fox News. 

Sementara untuk mengakusisi properti untuk peternakannya itu, Zuckerberg telah mencairkan US$ 170 juta sebelumnya. Dia pertama kali membeli areal di negara bagian itu hampir 10 tahun yang lalu.

Di dalam peternakan mewah itu, Zuckerberg membangun bunker bawah tanah seluar 5.000 kaki persegi, yang akan terletak di antara dua bangunan utama properti tersebut, menurut Wired.

Bangunan utama, yang dilengkapi dengan ruang konferensi dan lift, akan memiliki luas total 57.000 kaki persegi, dengan fasilitas seperti kolam renang, bak mandi air panas, dan lapangan tenis di dekatnya. Ada rumah pohon dan bangunan lain dalam rumah itu.

Zuckerberg dikabarkan juga menginginkan properti tersebut memiliki fasilitas untuk swasembada listrik dan makanan. 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Meta Cabut Beberapa Pembatasan Akses Donald Trump pada Platform Mereka, Ini Alasannya

10 jam lalu

Kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump. REUTERS/Brendan McDermid
Meta Cabut Beberapa Pembatasan Akses Donald Trump pada Platform Mereka, Ini Alasannya

Meta mengatakan pihaknya mencabut beberapa pembatasan yang berlaku pada akun Facebook dan Instagram milik Donald Trump. Apa alasannya?


Elon Musk Bantu Kampanye Donald Trump di Pilpres AS, Siap Kucurkan Rp 727 Miliar Per Bulan

18 jam lalu

CEO Tesla Inc. sekaligus SpaceX Elon Musk menjawab pertanyaan wartawan usai peluncuran layanan internet berbasis satelit Starlink di Puskesmas Pembantu Sumerta Klod Denpasar, Bali, Minggu, 19 Mei 2024.  ANTARA/Muhammad Adimaja
Elon Musk Bantu Kampanye Donald Trump di Pilpres AS, Siap Kucurkan Rp 727 Miliar Per Bulan

Kucuran dana disalurkan Elon kepada organisasi America PAC atau massa pendukung Trump untuk kegiatan kampanye Pilpres AS 2024.


Akun Facebook dan Instagram Donald Trump Dibebaskan Kembali, Begini Penjelasan Meta

2 hari lalu

Sebuah ilustrasi foto menunjukkan akun Twitter Presiden AS Donald Trump yang diblokir pada ponsel cerdas di ruang rapat Gedung Putih di Washington, AS, 8 Januari 2021. Platform media sosial Twitter memutuskan memblokir permanen akun pribadi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Sabtu 9 Januari 2021. Keputusan diambil setelah sempat memulihkan akun itu kemarin--pasca demo rusuh di Capitol Hill--namun kemudian menilai terjadi lagi pelanggaran oleh akun itu terkait risiko hasutan untuk melakukan kekerasan. REUTERS/Joshua Roberts/Illustration
Akun Facebook dan Instagram Donald Trump Dibebaskan Kembali, Begini Penjelasan Meta

Pengumuman Meta sehari sebelum insiden penembakan yang melukai Donald Trump saat dia berkampanye di Pennsylvania


Begini Cara Membagikan Status WhatsApp ke Cerita Facebook

5 hari lalu

Ilustrasi logo Instagram, Facebook, Whatsapp
Begini Cara Membagikan Status WhatsApp ke Cerita Facebook

Untuk mengaktifkan fitur berbagi status WhatsApp ke Cerita Facebook, Anda perlu terlebih dahulu mengonfirmasi akun Facebook di WhatsApp.


Keunikan Humuhumunukunukuapua'a Spesies Ikan dengan Nama Terpanjang di Dunia asal Hawaii

6 hari lalu

Ikan Humuhumunukunukuapua'a. Foto : Shutterstock
Keunikan Humuhumunukunukuapua'a Spesies Ikan dengan Nama Terpanjang di Dunia asal Hawaii

Ikan dengan nama terpanjang di dunia Humuhumunukunukuapua'a telah menjadi simbol budaya Hawaii. Apa hubungannya dengan babi hutan?


WhatsApp Kembali Luncurkan Fitur Baru: Event

7 hari lalu

Ilustrasi WhatsApp. shutterstock.com
WhatsApp Kembali Luncurkan Fitur Baru: Event

Begini rincian fitur WhatsApp terbarunya yakni Event


Cara Pakai Video Notes WhatsApp, Cocok untuk Ucapan Ulang Tahun Berdurasi 60 Detik

9 hari lalu

Desain WhatsApp dari tahun ke tahun.  Foto: gsmarena
Cara Pakai Video Notes WhatsApp, Cocok untuk Ucapan Ulang Tahun Berdurasi 60 Detik

Dengan, video notes, pengguna WhatsApp bisa menyelipkan video singkat ke dalam obrolan. Cocok untuk mengirim ucapan dan momentum unik.


Setahun Threads Berdiri, Meta Ungkap Ada 175 Juta Pengguna Bulanan

11 hari lalu

Logo aplikasi Meta Threads. REUTERS/Dado Ruvic
Setahun Threads Berdiri, Meta Ungkap Ada 175 Juta Pengguna Bulanan

Tepat setahun berselang diluncurkan, jumlah pengguna Threads terus bertumbuh,


Meta Membarui Pelabelan Konten Kecerdasan Buatan, Apa Itu AI Info?

13 hari lalu

Ilustrasi Logo Meta. REUTERS/Dado Ruvic
Meta Membarui Pelabelan Konten Kecerdasan Buatan, Apa Itu AI Info?

Meta mengumumkan pembaruan memberikan label konten yang dibuat dengan AI


Kasus Ibu Cabuli Anak, Polisi Sebut Pelaku Utama Sering Ganti Ponsel dan Akun Palsu

17 hari lalu

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Safri Simanjutak di Polda Metro Jaya pada Selasa, 16 Januari 2024. TEMPO/Desty Luthfiani.
Kasus Ibu Cabuli Anak, Polisi Sebut Pelaku Utama Sering Ganti Ponsel dan Akun Palsu

Polda Metro Jaya masih menyelidiki M yang merupakan pelaku utama kasus video ibu cabuli anak.