Diserang Iran, Israel Ancam Bunuh Bashar al-Assad

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Suriah, Bashar al-Assad menyetir mobil sendiri saat berada di wilayah timur Ghouta, Suriah. (Syrian Presidency Facebook Page via AP)

    Presiden Suriah, Bashar al-Assad menyetir mobil sendiri saat berada di wilayah timur Ghouta, Suriah. (Syrian Presidency Facebook Page via AP)

    TEMPO.CO, JakartaIsrael memperingatkan presiden Suriah Bashar al-Assad akan kehilangan nyawanya jika membiarkan Iran menyerang Israel dari negaranya. 

    Baca: Israel: Tembakan Itu Pesan Jelas Bagi Iran

    "Jika Assad mengizinkan Iran mengubah Suriah jadi arena militer untuk melawan kami, menyerang kami dari wilayah Suriah, dia harus tahu bahwa itu artinya akhir hidupnya, akhir dari rezimnya," kata Yuval Steinitz, Menteri Energi dan Menteri Kabinet Keamanan Israel sepreti dikutip dari Middle East Eye, Senin, 7 Mei 2018.

    Pernyataan Steinitz semakin memanaskan ketegangan Israel dan Iran atas konflik di Suriah sejak Februari lalu. Ini juga terkait dengan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pekan depan terhadap pengkajian kembali kesepakatan internasional terhadap kesepakatan senjata nulir Iran.

    Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) menyambut presiden Suriah, Bashar al-Assad, di Laut Hitam, Sochi, 20 November 2017. Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS

    Baca: PM Netanyahu Kini Bisa Deklarasikan Perang Tanpa Izin Kabinet

    Steinitz menjelaskan peringatan kerasnya itu sebagai peringatan keras meski bukan merefleksikan kebijakan resmi pemerintah Israel.

    Namun, ia berujar: Siapa saja ingin Assad tetap hidup harus memberi hormat dengan mengatakan ke Assad untuk mencegah serangan ke Israel," kata Steinitz.

    Peringatan Steinitz ini diduga kuat untuk membalas pernyataan Teheran yang merancang pembalasan atas serangan Israel ke fasilitas Iran di Suriah yang menewaskan sedikitnya 7 anggota Pasukan Garda Revolusi Iran.

    Rencana Iran menyerang Israel sudah tercium oleh intelijen dan militernya.

    Baca: Israel Siaga Hadapi Serangan Iran dari Suriah

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan akan membahas ancaman serangan Iran ini dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuannya di Moscow, Rabu, 9 Mei 2018.

    Netanyahu juga telah memberi penegasan pada hari Minggu, 6 Mei bahwa dia lebih memilih secepatnya berperang melawan Iran daripada menunggu lagi.

    Hal serupa disampaikan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liberman pada April lalu bahwa Israel bersiap untuk menyerang Iran. "Jika mereka menyerang Tel Aviv, kami akan menyerang Teheran," ujarnya seperti dikutip dari The Times of Israel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.