Soal Pelecehan Perempuan, Trump dan Biden Saling Ancam, Ada Apa?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hope Hicks  dipandang media AS sebagai

    Hope Hicks dipandang media AS sebagai "senjata rahasia" Trump ketika memutuskan maju sebagai calon presiden AS pada pemilu 2016 lalu. REUTERS/Kevin Lamarque

    TEMPO.CO, Washington -- Presiden Donald Trump dan bekas Wakil Presiden Joe Biden terlibat pertengkaran publik secara terbuka. Keduanya juga saling menyatakan ancaman fisik kepada satu sama lain. Biden merupakan wakil dari Presiden Barack Obama untuk periode 2009 -- 2017.

    Lewat akun Twitter @realdonaldtrump, Trump, 71 tahun, mengatakan ancamannya itu sambil menyebut Biden, 75 tahun, sebagai orang gila.

    Baca: Donald Trump dan Kim Jong-un Ucapkan Selamat untuk Xi Jinping

     

    "Orang gila Joe Biden berusaha bergaya seperti orang kuat. Padahal, dia lemah secara fisik dan mental, tapi dia mengancam saya untuk kedua kalinya dengan serangan fisik," cuit Trump pada Kamis pagi, 22 Maret 2018 waktu setempat.

    Baca: DPR Amerika Serikat Minta Perilaku Seks Donald Trump Diungkap

     
     

    Presiden AS, Barack Obama mengalungkan Medali Kepresidenan pada wakilnya, Joe Biden di Gedung Putih, Washington, AS, 12 Januari 2017. Obama memberikan Medali Kebebasan pada Biden sebagai bentuk penghargaan sipil tertinggi di negara itu. AP Photo/Susan Walsh

    Trump melanjutkan pada cuitan yang sama. "Dia tidak kenal saya, tapi dia akan jatuh dengan cepat dan keras dan menangis tersedu-sedu. Jangan mengancam orang-orang Joe!"

    Trump mengatakan itu menanggapi pernyataan yang dikeluarkan Biden saat menghadiri pawai anti-serangan seksual di Universitas Miami, pada Selasa, 20 Maret 2018.

    Seperti dilansir media Channel News Asia, Saat itu, Biden, yang mempertimbangkan untuk maju sebagai kandidat capres dari Partai Demokrat untuk pilpres AS 2020, mengatakan dia bakal menggebuki Trump seandainya mereka satu sekolah saat sekolah menengah atas. Ini karena Biden menilai Trump menunjukkan sikap merendahkan perempuan.

    "Seseorang yang akhirnya menjadi pemimpin nasional kita mengatakan,'saya bisa meraba perempuan di bagian tubuh mana saja dan dia akan menyukainya'," kata Biden merujuk pada rekaman pembicaraan Trump di sebuah stasiun televisi dan bocor menjelang pencoblosan pilpres 2016. Di rekaman video itu, Trump terlihat membanggakan kemampuannya meraba alat kelamin perempuan.

    Biden melanjutkan,"Saya sering berada di ruang ganti sepanjang hidup saya. Saya juga seorang atlet yang cukup bagus. Lelaki yang bicara seperti itu biasanya bajingan tergendut, terjelek di ruangan itu." Biden pernah mengatakan hal serupa soal Trump pada saat masa kampanye pilpres 2016.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.