DPR Amerika Serikat Minta Perilaku Seks Donald Trump Diungkap

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karena Virginia yang mengaku menjadi korban kekerasan seksual oleh calon presiden dari Partai Republik Donald Trump menggelar konferensi pers di Manhattan, New York, AS, 20 Oktober 2016. Dengan berlinang air mata, wanita cantik ini menceritakan kisah yang kekerasan seksual yang menurutnya dilakukan oleh Donald Trump pada 1998. REUTERS

    Karena Virginia yang mengaku menjadi korban kekerasan seksual oleh calon presiden dari Partai Republik Donald Trump menggelar konferensi pers di Manhattan, New York, AS, 20 Oktober 2016. Dengan berlinang air mata, wanita cantik ini menceritakan kisah yang kekerasan seksual yang menurutnya dilakukan oleh Donald Trump pada 1998. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Lebih dari 100 Legislator Amerika Serikat dari Demokrat menandatangani petisi yang ditujukan kepada DPR untuk membentuk Komite yang bertugas mengungkap kekerasan dan pelecehan seksual yang pernah dilakukan oleh Presiden Donald Trump.

    Lois Franken, Legislator Amerika Serikat dari Florida dan Ketua Kelompok Kerja Perempuan Demokrat (DWWG), mengatakan, "Inilah saat yang tepat mengungkap kebenaran."

    Baca: Skandal Donald Trump: Kata 10 Wanita yang Mengaku Dilecehkan

    Pengacara Gloria Allred memberikan keterangan pada awak media terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Presiden Terpilih AS, Donald Trump terhadap kliennya, di Los Angeles, California, AS, 11 November 2016. Presiden Terpilih AS, Donald Trump dikabarkan beberapa kali pernah melakukan kejahatan seksual pada sejumlah wanita. REUTERS

    Ungkapan Franken sebagaimana dilaporkan Al Jazeera sebagai tanggapan atas berbagai tudingan yang dialamatkan kepada presiden dari Republik tersebut.

    Baca: Artis Porno Mengaku Ditawari Trump Rp 130 Juta untuk Kencan

    Menurut petisi yang dikeluarkan oleh DWWG, setidaknya 17 perempuan mendapatkan perlakuan seks yang tidak senonoh dari Trump. Di antara perlakuan Trump yang tidak pantas itu antara lain, ciuman, sentuhan dan penggerayangan terhadap mereka.Bintang film porno, Jessica Drake menggelar konverensi pers di Los Angeles, California, AS, 22 Oktober 2016. Jessica mengaku menjadi korban dari pelecehan seksual yang dilakukan oleh calon Presiden AS Donald Trump pada 2006. REUTERS/Kevork Djansezian

    Dalam acara jumpa pers pada Selasa, 12 Desember 2017, Franken mengatakan, sejumlah Legislator lain juga mendukung petisi yang mereka ajukan kepada DPR  Amerika Serikat."Jumlah pendukung lebih dari 100 orang, bahkan akan bertambah terus," ungkap Franken.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.