Protes Kotoran Sapi, Nyawa Pria di India Melayang

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tak hanya itu, Suku Mundari juga mengolesi abu berwarna coklat muda pada tubuh mereka. Abu yang terbuat dari sisa pembakaran kotoran sapi itu berfungsi sebagai antiseptik dan melindungi dari gigitan nyamuk. dailymail.co.uk

    Tak hanya itu, Suku Mundari juga mengolesi abu berwarna coklat muda pada tubuh mereka. Abu yang terbuat dari sisa pembakaran kotoran sapi itu berfungsi sebagai antiseptik dan melindungi dari gigitan nyamuk. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertengkaran antara tetangga di India tentang pembuangan kotoran sapi berakhir tragis dengan kematian salah satu dari mereka.

    Seperti dilansir Times of India, insiden tersebut terjadi di Bapu Nagar, Aligarh, India Utara pada Selasa, 13 Maret 2018. Menurut polisi, Rajkumar, 42 tahun, merasa jengkel saat menginjak kotoran sapi yang tergeletak di depan rumahnya saat hendak berangkat kerja.

    Baca: Dituding Mencuri Sapi, Muslim India Ini Tewas Dihakimi Massa  

    Marah akan hal itu, dia mendatangi tetangganya, Shankarwati Yadav untuk memprotes. Yadav diyakininya sebagai pemilik sapi yang mengotori pekarangan rumahnya.

    Keduanya terlibat dalam perdebatan sengit tentang kotoran sapi. Perdebatan itu berujung dengan perkelahian. Yadav diduga mengambil sebuah tongkat kayu dan memukul kepala Rajkumar.

    Baca: Mengklakson Sapi, Pria India Dihajar hingga Buta

    Terkena benturan keras benda tumpul, Rajkumar langsung pingsan. Dia dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak terselamatkan.

    Seorang saksi, Jai Thakur, menuduh bahwa Yadav yang pertama kali menyerang Rajkumar. Dia mengatakan gangguan kotoran sapi yang tergeletak di jalan ini adalah masalah biasa dan Yadav tidak melakukan apa pun meski banyak keluhan dari warga sekitar.

    Kepala poisi setempat, Atul Srivastava mengatakan, jasad Rajkumar telah dikirim untuk menjalani visum. Namun, tidak ada bekas luka yang terlihat di tubuh korban ribut lantaran kotoran sapi. Polisi itu mengatakan proses hukum segera dijalankan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.