Selasa, 25 September 2018

Rusia Akui Vladimir Putin Perintahkan Tembak Pesawat Sipil

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kampanye Putin

    Kampanye Putin

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, membenarkan kabar rekaman siaran televisi bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin pernah memerintahkan penembakan pesawat sipil yang melintas di arena Olimpiade Musim Dingin di Sochi pada 2014.

    Situs berita Telegraph yang mengutip kabar dari kantor berita Reuters, Ahad, 11 Maret 2018, menyebutkan, Putin pada 2014 memerintahkan menembak jatuh sebuah pesawat penumpang setelah mendapatkan informasi bahwa moda angkutan udara itu membawa bom.

    Baca: Rusia Buru 'Black Widow' Calon Pengebom Sochi

    Kontingen negara Pakistan yang diwakili hanya seorang atlet ski bernama Muhammad Karim (dua kanan) saat mengikuti parade atlet di pembukaan Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014, Rusia (7/2). REUTERS/Jim Young

    "Tagetnya adalah acara pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Sochi," tulis Reuters, Ahad.

    Dalam dokumen film berdurasi dua jam berjudul Putin dan beredar luas di media sosial Rusia itu, Putin mengatakan kepada wartawan Andrey Kondrashov yang mewawancarainya, dia menerima panggilan telepon dari pejabat keamanan yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Olimpiade Sochi pada 7 Februari 2014, sesaat sebelum acara pembukaan dimulai.

    "Saya katakan bahwa sebuah pesawat dengan rute perjalanan dari Ukraina menuju Istanbul dibajak, pelaku ingin burung besi itu diturunkan di Sochi," kata Putin yang memperlihatkan film tersebut kepada Reuters.

    Dalam rekaman tersebut, pilot pesawat berkebangsaan Turki yang menerbangkan Pegasus Airlines Boeing 737-800 bertolak dari Kharkiv ke Istanbul melaporkan, salah satu dari penumpang membawa bom. "Pesawat diminta mengubah rute ke Sochi," kata Kondrashov dalam rekaman tersebut.

    Sejumlah penampil membentuk formasi cincin olimpiade dalam upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin 2014, Minggu (23/2), di Sochi, Rusia. REUTERS/Pawel Kopczynski

    Dia mengatakan pesawat tersebut membawa 110 penumpang, sedangkan lebih dari 40 ribu orang telah hadir di dalam stadion untuk menyaksikan acara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2014.

    Baca: Obama Yakin Olimpiade Musim Dingin 2014 Aman

    Putin menjelaskan bahwa dia meminta saran dari petugas keamanan dan diberi tahu rencana darurat, jika situasi memaksa pesawat harus ditembak jatuh. "Saya mengatakan kepada mereka, aksi ini telah direncanakan," kata Putin seraya menambahkan, sesaat kemudian, dia tiba di arena Olimpiade bersama pejabat Komite Olimpiade Internasional.

    Beberapa menit setelah itu, tulis Reuters, Putin menerima panggilan telepon lagi yang menyebutkan bahwa informasi yang disampaikan salah. Penumpang yang ada di dalam pesawat ternyata mabuk, bukan membawa bom dan melanjutkan perjalanannya ke Turki.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Haringga Sirla, Korban Ketujuh Ricuh Suporter Persib dan Pesija

    Haringga Sirla menjadi korban ketujuh dari perseteruan suporter Persib versus Persija sepanjang 2012 sampai 2018.