Jaksa Korea Selatan Usut 2 Bekas Presiden Diduga Terima Suap

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Korea Selatan, Lee Myung Bak. Reuters

    Presiden Korea Selatan, Lee Myung Bak. Reuters

    TEMPO.CO, Seoul -- Pengusutan kasus korupsi yang melibatkan bekas Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye, melebar ke pendulunya yaitu bekas Presiden Lee Myung-bak.

    Jaksa di Korea Selatan mengeluarkan surat panggilan kepada Lee Myung Bak untuk pemeriksaan mengenai dugaan dia menerima suap saat menjadi Presiden.

    Baca: Eks Presiden Wanita Pertama Korea Selatan Terancam 30 Tahun

     

    "Kita harus memeriksa Lee untuk mengungkap kebenaran," kata jaksa penuntut Korea Selatan kepada pers, Selasa, 6 Maret 2018. "Kami berharap dia akan muncul karena kami telah memberinya waktu yang cukup untuk pemeriksaan ini."

    Baca: Ini Cara Intelijen Korea Selatan Agar Park Geun-hye Jadi Presiden

     

    Mantan Presiden Park Geun-hye bersama penyidik dalam berjalan ke Pusat Deteksi Seoul di Uiwang, Provinsi Gyeonggi, 31 Maret 2017. Korea Times
    Lee akan diperiksa pada 14 Maret 2018. Sebelumnya, Lee membantah menerima suap saat menjadi Presiden. Dia menuding pemeriksaan dirinya, keluarga, orang dekat dan teman-temannya, termasuk penggerebekan rumah mereka, sebagai bermotif politik. Lee belum berkomentar menanggapi pernyataan jaksa pada Selasa ini.

    Pada Februari lalu, jaksa Korea Selatan menuntut bekas Presiden Park Geun-hye dengan hukuman penjara 30 tahun karena terlibat suap, menyalahgunakan kekuasaan dan melakukan pemaksaan untuk memperoleh sumbangan.

    Bos Samsung Ditahan karena Skandal Presiden Park

    Jaksa juga telah menggeledah kantor Samsung Electronics sebagai bagian dari investigasi antikorupsi yang sedang berlangsung. Mereka mencari bukti-bukti yang menunjukkan Samsung memberikan dukungan uang kepada perusahaan otomotif yang dikelola keluarga Lee Myung-bak. Samsung enggan menanggapi tudingan ini.

    Pengadilan banding Korea Selatan membebaskan pewaris Samsung Group, Jay Y. Lee, pada bulan lalu dengan hukuman penjara yang ditunda terkait pemberian suap dan penggelapan terkait kasus korupsi Park Geun-hye.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?