Adelina Tewas, Malaysia dan Indonesia Harus Lindungi Buruh Migran

Reporter

Editor

Budi Riza

Tenaga kerja wanita asal Nusa Tenggara Timur, Adelina Lisao, sedang tidur di lokasi garasi di rumah majikan di Malaysia di sebelah anjing piaran. MalayOnline.

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus kematian buruh migran (TKW) bernama Adelina Lisao, 21 tahun, secara mengenaskan pada Minggu kemarin, membuat masyarkat mengkritik sikap pemerintah Malaysia. Pemerintah dituntut menegakkan hukum untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan para buruh migran. 

“Mau sampai kapan kita membiarkan peristiwa seperti ini terjadi lagi dan lagi. Aturan dan regulasi dalam ketenagakerjaan bagi asisten rumah tangga tampaknya tidak melindungi mereka,” kata Glorene Das, Direktur kelompok advokasi HAM Malaysia.

Baca:TKW Sekarat di Dekat Anjing, Hanif Dhakiri: Penyiksanya Ditangkap 

Menurut Glorene, kebiadaban yang terjadi pada buruh migran yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di Malaysia terus terjadi berulang kali. Dia meminta pemerintah membuat regulasi untuk melindungi para tenaga kerja asing ini.

Baca: Kisah Pilu TKW Sekarat di Samping Anjing Majikan di Malaysia

Adeline, pekerja migran Indonesia tewas di rumah sakit Penang, Malaysia , sekujur tubuhnya penuh luka dan tidur di teras rumah bersama anjing majikannya.   

Bukan hanya masyarakat Indonesia yang dikejutkan oleh kematian Adelina, namun masyarakat Malaysia pun geger dengan peristiwa ini. Glorene menegaskan klasifikasi pekerja seperti asisten rumah tangga atau pelayan dalam ketenagakerjaan Malaysia telah mendorong pola pikir hubungan tuan dan pelayan.    

Baca:Bupati Kupang Belum Tahu TKW Adelina Lisao Tewas di Malaysia

“Kematian Adelina ini adalah satu dari banyak kasus tewasnya asisten rumah tangga, yang sudah terlalu banyak. Kami secara serius perlu menangani permasalahan ini dari akarnya, terutama menyangkut sikap mengapa para majikan merasa wajar menyiksa seorang asisten rumah tangga,” kata dia seperti dilansir themalaymailonline.com, Selasa, 13 Februari 2018.

Dia menilai pemerintah Indonesia dan Malaysia serta kementerian terkait di kedua negara harus sama – sama bertanggung jawab atas kematian Adelina. Sebab kasus ini adalah hasil kegagalan kedua negara dalam menempatkan pentingnya hukum dan kebijakan-kebijakan dalam melawan penyiksaan.  

Sebelumnya pada Sabtu, 10 Februari 2018, tim penyelamat mengunjungi rumah majikan Adelina di Kota Permai 2, Penang, Malaysia dan menemukannya sedang disiksa secara keji. Dalam satu bulan terakhir, tubuhnya penuh luka. Adelina juga dipaksa tidur di beranda rumah bersama seekor anjing. Majikan Adelina, yang sampai berita ini diturunkan, identitasnya belum dipublikasi pihak berwenang Malaysia, masih menjalani proses penyidikan. Masa penahanan ini akan berlaku hingga 14 Februari.






Sambut Ibu Kota Nusantara, Malaysia Diminta Perbaiki Jalan ke Perbatasan

1 jam lalu

Sambut Ibu Kota Nusantara, Malaysia Diminta Perbaiki Jalan ke Perbatasan

Pemerintah Malaysia diminta memperbaiki jalan menuju perbatasan Indonesia, untuk mendapatkan keuntungan dari pembangunan ibu kota baru Nusantara


Sumatera Barat Siap Sambut Kembali Wisatawan Malaysia Mulai 1 Oktober

1 jam lalu

Sumatera Barat Siap Sambut Kembali Wisatawan Malaysia Mulai 1 Oktober

Pemerintah setempat akan menyambut kedatangan wisatawan asing ke SUmatera Barat dengan kesenian daerah saat hari pertama pembukaan.


Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan TKI Ilegal, Diduga Ada Peran Cukong Malaysia

2 jam lalu

Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan TKI Ilegal, Diduga Ada Peran Cukong Malaysia

Polda Kepri berhasil menyelamatkan tujuh orang korban Tenaga Kerja Indonesia atau TKI Ilegal yang akan dikirim ke Malaysia.


Komika, Dr. Jason Leong Bikin Pertunjukan Percobaan Sebelum Tampil di Panggung Sebenarnya

8 jam lalu

Komika, Dr. Jason Leong Bikin Pertunjukan Percobaan Sebelum Tampil di Panggung Sebenarnya

Komika Malaysia, dr. Jason Leong mengungkapkan, ia pernah gagal melawak ketika tak ada satupun penonton yang tertawa.


Pelajar dan Pekerja Indonesia Keluhkan Sulitnya Masuk Malaysia

1 hari lalu

Pelajar dan Pekerja Indonesia Keluhkan Sulitnya Masuk Malaysia

Pelajar dan pekerja migran Indonesia mempertanyakan sulitnya mendapatkan entry permit masuk Malaysia khususnya setelah pembatasan Covid-19 dicabut


Pemerintah Gugat Mantan Majikan Adelina Lisao, Anggota DPR Fraksi PKS: Untuk Perjuangkan Keadilan

3 hari lalu

Pemerintah Gugat Mantan Majikan Adelina Lisao, Anggota DPR Fraksi PKS: Untuk Perjuangkan Keadilan

Anggota DPR dari Fraksi PKS mendukung upaya pemerintah untuk mengajukan gugatan terhadap mantan majikan Adelina Lisao.


Malaysia Tegaskan Dukung Palestina sebagai Negara Merdeka

3 hari lalu

Malaysia Tegaskan Dukung Palestina sebagai Negara Merdeka

Perdana Menteri Ismail Sabri menegaskan komitmen Malaysia mendukung Palestina sebagai negara merdeka


6 Catatan 12 Tahun BNPP, Pengamat Perbatasan: Mau ke Mana Selanjutnya?

5 hari lalu

6 Catatan 12 Tahun BNPP, Pengamat Perbatasan: Mau ke Mana Selanjutnya?

Tahun ini perjalanan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) telah 12 tahun. Pengamat perbatasan Fauzan PhD, mempertanyakan, "Quo vadis?"


Startup Teknologi Atur Toko Ingin Jangkau Perusahaan Besar dan Luar Negeri

5 hari lalu

Startup Teknologi Atur Toko Ingin Jangkau Perusahaan Besar dan Luar Negeri

Startup Atur Toko mengumumka telah membuat OmniPOS terintegrasi dengan social commerce yang saat ini berkembang pesat: Tiktok Shop.


Malaysia Luncurkan Visa untuk Turis Digital Nomad

6 hari lalu

Malaysia Luncurkan Visa untuk Turis Digital Nomad

Saat ini, para pelaku digital nomad dari negara tertentu dapat bekerja di Malaysia hingga 90 hari.