Pertama Kali, Korea Utara Larang Siapapun Bepergian Februari Ini

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan Tentara Rakyat Korea merayakan keberhasilannya melakukan uji coba rudal balistik antar benua di Kim Il-sung Square, Pyongyang, 2 Desember 2017. REUTERS/KCNA REUTERS/KCNA

    Ribuan Tentara Rakyat Korea merayakan keberhasilannya melakukan uji coba rudal balistik antar benua di Kim Il-sung Square, Pyongyang, 2 Desember 2017. REUTERS/KCNA REUTERS/KCNA

    TEMPO.CO, Jakarta -Korea Utara melarang siapapun untuk melakukan perjalanan jarak jauh selama Februari ini sehubungan akan digelar parade militer besar-besaran pada 8 Februari untuk memperingati 70 tahun Angkatan Bersenjata Rakyat Korea.

    "Komite Pusat baru-baru ini mengeluarkan perintah melarang warganya bepergian," ujar seorang sumber dari dalam kota Pyongyang kepada Radio Free Asia, 6 Februari 2018.

    Baca: Bawa Rombongan Orkestra, Kapal Feri Korea Utara ke Korea Selatan

    Menurut sumber ini, perintah untuk melarang siapapun bepergian ke luar kota bertujuan mencegah terjadinya insiden yang dapat menganggu parade militer saat peringatan Hari Pendirian Militer.

    Larangan itu termasuk untuk mereka yang bermaksud bepergian untuk urusan bisnis, pribadi atau alasan lain.

    Jika perintah itu dilanggar, maka akan ada sanksi diberikan.

    Baca: Korea Utara Pasang Radio Pelacak Sinyal di Perbatasan Cina

    Hanya perusahaan penyuplai barang-barang ke Pyongyang, ibukota Korea Utara yang diperbolehkan melakukan perjalanan dengan syarat memiliki dokumen transportasi dari Kementerian Perdagangan.

    Ini pertama kali pemerintah Korea Utara memberlakukan larangan bepergian untuk jarak jauh bagi setiap orang menjelang peringatan ulang tahun lahirnya angkatan bersenjata negara itu.

    Jumlah aparat keamanan dan polisi yang berjaga-jaga juga dua kali lipat dari yang biasanya. Mereka menggelar patroli sejak tanggal 20 Januari hingga 20 Februari mendatang.

    Baca: Korea Utara Gelar Parade Militer Sebelum Olimpiade Musim Dingin

    Alhasil, warga Korea Utara mengeluhkan larangan bepergian serta dimobilisasi setiap hari untuk terlibat dalam persiapan parade militer itu. Menurut mereka, mengutip Radio Free Asia, Korea Utara seperti sedang dalam situasi perang.

    Sebanyak 12 ribu tentara telah dikerahkan sejak Desember lau untuk mengikuti persiapan acara parade militer yang digelar tepat sehari sebelum pembukaan acara Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan.

    Peringatan lahirnya Angkatan Bersenjata Korea ke 70 merupakan salah satu peristiwa terbesar di Korea Utara. Pendiri Korea Utara, Kim Il Sung membentuk angkatan bersenjata tahun 1948 untuk bertempur melawan pasukan Jepang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.