Menangkal Ancaman Rusia, Inggris Pasang Radar di Pulau

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal perang HMS Westminster merupakan salah satu kapal frigat Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang memiliki kesiapan tinggi untuk menjaga keamanan negara setiap saat. Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa HMS Westminster akan mengawasi empat kapal Rusia menuju Laut Utara. youtube.com

    Kapal perang HMS Westminster merupakan salah satu kapal frigat Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang memiliki kesiapan tinggi untuk menjaga keamanan negara setiap saat. Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa HMS Westminster akan mengawasi empat kapal Rusia menuju Laut Utara. youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson mengatakan kepada media, negaranya akan memasang radar baru di Kepulauan Shetland Skolandia untuk membantu menghadapi ancaman dari Rusia.

    Kebijakan Inggris ini mengingatkan orang pada masa perang dingin antara blok Barat dan Timur. Ketika itu, pulau-pulau di Inggris dipasang radar peringatan dini untuk Angkatan Udara Kerajaan sekaligus sebagai alat pelacak pesawat militer atau sipil yang tak dikenali.

    Baca: Rusia Dituding Ikut Campur Pemilihan Umum Inggris  

    Angkatan Laut Inggris mengerahkan kapal perang HMS Westminster (figat kelas Type-23) untuk membayangi empat kapal perang Rusia yang memasuki Selat Channel, Inggris, 8 Januari 2018. Kapal perang Rusia diketahui melewati Gibraltar untuk kembali ke Laut Baltik pada minggu lalu. LPhot Louise George Royal navy handout via REUTERS

    "Kami akan selalu melindungi langit kami dari agresi Rusia," kata Williamsin, Jumat, 26 Januari 2018, mengenai pemasangan radar baru yang dianggap vital bagi pertahanan Inggris.

    "Aksi Rusia tidak terbatas kepada perbatasan Eropa Timur. Ancaman terhadap Inggris sangat parah dan nyata," ucapnya seperti dikutip South China Morning Post, Sabtu, 16 Januari 2018.Media Rusia Pravda menulis bahwa penerbangan Tu-160 White Swan di atas Laut Utara adalah penerbangan rutin, dan Angkatan Laut Inggris selalu mengirim pesawat tempurnya untuk mencegat dan membayangi bomber Rusia. Royal Air Force via AP

    Williamson menguraikan, radar seharga US$ 14,1 juta atau setara dengan Rp 188 miliar itu akan dipasang di Pulau Unst dan akan segera beroperasi. Setelah resmi digunakan, sistem radar tersebut akan masuk ke sistem peringatan reaksi cepat Inggris untuk mencegat pesawat Rusia.

    Baca: Inggris Hentikan Kerja Sama Militer dengan Rusia

    Pada Kamis, 25 Januari 2018, Menteri Pertahanan menuduh Moskow memata-matai infrastruktur vital Inggris sebagai bagian dari rencana menciptakan kerusuhan di negaranya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.