Demi Anak, Pria India Ini Bangun Jalan 8 Kilometer Menembus Bukit

Reporter:
Editor:

Sita Planasari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jalandhar Nayak dan keluarganya adalah satu-satunya penghuni desa terpencil Gumsahi di India timur. bbc

    Jalandhar Nayak dan keluarganya adalah satu-satunya penghuni desa terpencil Gumsahi di India timur. bbc

    TEMPO.CO, Jakarta -Seorang pria di sebuah desa terpencil di India timur membangun jalan sepanjang delapan kilometer melalui daerah perbukitan agar anak-anaknya dapat bersekolah.

    Seperti dilansir NDTV dan The Guardian, Jumat 12 Januari 2018, Jalandhar Nayak bekerja delapan jam setiap hari selama dua tahun untuk menghubungkan desanya, Gumsahi, ke jalan utama di Kota Kandahd, Phulbani, Negara Bagian Odisha.

    Nayak, 45 tahun, nekat melakukan hal ini karena ketiga anak lelakinya harus menempuh jalan yang curam di daerah perbukitan selama tiga jam setiap hari untuk dapat bersekolah.

    "Anak-anak saya kesulitan untuk berjalan di jalan sempit dan berbatu saat pergi ke sekolah mereka. Saya sering melihat mereka terhuyung-huyung melawan bebatuan dan memutuskan untuk mengukir jalan melalui gunung sehingga mereka bisa berjalan lebih mudah, "katanya kepada News World Odisha.

    Baca juga:

    Potret Kaum Pemakan Tikus, Termiskin dari yang Termiskin di India 

    Politikus dari Kasta Terendah Terpilih Jadi Presiden India 

    Maka dua tahun silam ia membangun jalan sepanjang 8 kilometer menembus bukit berbekal pahat, cangkul kebun dan beliung.

    Kerja kerasnya menjadi perhatian pejabat pemerintah pekan ini setelah kisahnya muncul di media lokal.

    "Upaya dan tekad Nayak menembus bukit untuk membangun jalan membuat saya terpesona," kata administrator setempat, Brundha D, kepada wartawan.

    Dia mengatakan bahwa Nayak akan dibayar untuk waktu yang dia habiskan untuk membangun jalan antara desa Gumsahi dan sekolah di Phulbani, menurut Press Trust of India.

    Keluarganya adalah satu-satunya penghuni Gumsahi yang tersisa, sebab warga desa lainnya meninggalkan daerah itu demi jalan dan fasilitas yang lebih baik.

    Nayak pun berencana akan memperpanjang jalan ini sejauh 7 kilometer lagi dalam tiga tahun ke depan, tetapi pemerintah daerah berjanji akan mengambil alih tugasnya.

    "Pejabat distrik telah meyakinkan saya bahwa dia akan menyelesaikan pembangunan jalan ke desaku," ujar Nayak.

    Ceritanya dibandingkan dengan Dashrath Manjhi, seorang buruh dari Negara Bagian Bihar yang menghabiskan 22 tahun membangun sebuah jalan melalui sebuah gunung, dilaporkan mengurangi rute antara dua distrik sejauh 42 kilometer.

    Upaya Manjhi, yang telah mengilhami beberapa film, dipicu oleh luka-luka yang dideritanya saat berusaha menyeberangi gunung untuk membawa makan siang. Pria India ini meninggal pada 2007 dan menerima pemakaman kenegaraan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.