Amerika Serikat Siapkan Bantuan Militer ke Libanon Rp 1,6 Triliun

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta besar Amerika untuk Libanon, David Hale (jas coklat) dan Brigadir Jendral Libanon, Manuel Kerejian. Saat menginspeksi peralatan militer yang baru tiba, tentara Libanon menerima senjata dan amunisi dari Amerika, 8 Februari 2015. Bilal Jawich/Getty Images

    Duta besar Amerika untuk Libanon, David Hale (jas coklat) dan Brigadir Jendral Libanon, Manuel Kerejian. Saat menginspeksi peralatan militer yang baru tiba, tentara Libanon menerima senjata dan amunisi dari Amerika, 8 Februari 2015. Bilal Jawich/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat akan menyediakan bantuan militer ke Libanon senilai US$ 120 juta atau sekitar Rp 1,6 triliun. Hal itu dikatakan Duta Besar Amerika Serikat di Beirut, Elizabeth Richard, kepada wartawan, Rabu, 13 Desember 2017.

    Berbicara setelah pertemuan antara Komandan Pusat Amerika Serikat Joseph Votel dan Perdana Menteri Libanon Saad Hariri, Richard mengatakan Kementerian Pertahanan Amerika telah menyetujui tiga program baru untuk mendukung Angkatan Bersenjata Libanon senilai Rp 1,6 triliun.

    Baca: Soal Yerusalem, Kedutaan Amerika Serikat di Lebanon Digeruduk

    Duta besar Amerika untuk Libanon, David Hale (jas coklat) dan Brigadir Jendral Libanon, Manuel Kerejian. Saat menginspeksi peralatan militer yang baru tiba, tentara Libanon menerima senjata dan amunisi dari Amerika, 8 Februari 2015. Bilal Jawich/Getty Images

    Paket bantuan yang akan disiapkan Amerika Serikat, di antaranya  menyediakan enam helikopter serbu MD 530G, enam Scan Eagle drone, dan alat komunikasi serta alat penglihatan malam.

    Richard menambahkan, Amerika Serikat komit mendukung rakyat Libanon berikut institusinya, termasuk Angkatan Bersenjata Libanon.Sebuah meriam M198 155mm howitzer, diturunkan dari atas kapal menggunakan crane. Tentara Libanon menerima bantuan peralatan militer, senilai 25 juta dollar Amerika, 8 Februari 2015. Bilal Jawich/Getty Images

    "Bantuan perlengkapan militer ini dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan melindungi wilayah perbatasan negara, melawan terorisme, dan mempertahankan negara berikut rakyatnya," kata Richard seperti dilaporkan Middle East Monitor.

    Baca: Libanon Bersumpah Setia kepada Arab Saudi

    Amerika Serikat telah menyediakan bantuan untuk Libanon senilai lebih dari US$ 1,5 miliar setara dengan Rp 20,3 triliun sejak 2006, termasuk bantuan persenjataan, peralatan militer, dan program pelatihan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.