Militer Malaysia Siap Dikirim ke Yerusalem

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemangku Menteri Perhubungan Malaysia Hishammuddin Hussein. (AP Photo/Joshua Paul)

    Pemangku Menteri Perhubungan Malaysia Hishammuddin Hussein. (AP Photo/Joshua Paul)

    TEMPO.CO, Jakarta - Malaysia siap mengirimkan pasukan militernya ke Yerusalem setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sehingga memicu amarah masyarakat internasional. 

    "Kami siap menjalankan perintah dari Panglima Angkatan Bersenjata jika kami dibutuhkan," kata Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein saat berpidato pada Sabtu, 9 Desember 2017, seperti dikutip dari CNBC.

    Sekelompok warga Israel di atas temok Menara David di Yerusalem, pada Desember2017. Demontrasi menolak keputusan Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel terjadi di sejumlah negara. AP/Oded Balilty

    Malaysia merupakan salah satu negara yang sejak dulu mendukung kemerdekaan Palestina dari Israel. Palestina dan Israel sama-sama mengklaim Yerusalem sebagai ibu kotanya.

    Baca: Saat Status Yerusalem Disoal Dunia, Bahrain Kunjungi Israel

    Sementara itu, PBB telah menetapkan Yerusalem sebagai kota internasional. Namun Trump, pekan lalu, mengeluarkan pernyataan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Hal ini pun memicu kemarahan masyarakat internasional.

    "Awal pekan ini kami dikagetkan dengan berita mengkhawatirkan itu, yang akan mengganggu stabilitas geopolitik global," ucap Hussein.

    Mengutip Channel News Asia, Hussein mengatakan Malaysia harus disiagakan untuk menghadapi segala kemungkinan.

    Baca: Protes Yerusalem, Gereja Koptik Mesir Tolak Bertemu Wapres AS

    "Sebagai Menteri Pertahanan, saya percaya diri bahwa kami akan melaksanakan perintah dari komandan tertinggi Angkatan Bersenjata Malaysia, Yang di-Pertuan Agong, Sultan Muhammad V," ujar Hussein.

    Menurut Hussein, pernyataan Amerika Serikat yang menjadikan Yerusalem ibu kota Israel menampar wajah seluruh umat Islam di dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.