Sudah 200 Orang Tewas Akibat Bom Meledak di Somalia

Warga Somalia mengevakuasi mayat seorang pria yang tewas dalam ledakan di ibukota Mogadishu, Somalia, 14 Oktober 2017. Lebih dari 60 orang terluka dalam ledakan di luar hotel . AP/Farah Abdi Warsameh

 TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah korban tewas akibat ledakan bom di sekitar Hotel Safari di persimpangan K5, Mogadishu, Somalia, bertambah menjadi 200 orang. Sedangkan sedikitnya seratus lain menderita luka-luka. Sebelumnya pada Ahad, 15 Oktober 2017, Reuters melaporkan jumlah korban meninggal 85. 

Juru bicara Wali Kota Mogadishu, Abdifatah Omar Halane, membenarkan bertambahnya korban tewas menjadi 200 orang.

Baca: 85 Orang Tewas Diterjang Bom, Somalia Berkabung 3 Hari

"Dua ratus warga sipil tewas dalam ledakan kemarin. Banyak orang yang masih kehilangan saudaranya," kata Abdifatah kepada Reuters.

Atas tragedi ledakan ini, Presiden Somalia Mohammed Abdullahi Farmaajo mengumumkan tiga hari berkabung nasional serta meminta rakyatnya mendonorkan darah dan mendonorkan dana untuk korban serangan itu.

"Serangan mengerikan hari ini membuktikan bahwa musuh kita tidak akan menghentikan penderitaan orang-orang. Mari bersatu melawan teror," ucap Abdullah.

Baca: Somalia Bunuh Komandan Kunci Milisi Al Shabab

Pemerintah Somalia menuduh kelompok pemberontak Al-Shabab bertanggung jawab atas kejadian ini. Namun kelompok yang berafiliasi dengan Al-Qaeda ini  belum memberikan pernyataan mengenai ledakan tersebut. Peristiwa ini bukanlah yang pertama sejak Al-Shabab mengembangkan bahan peledakan yang telah menewaskan banyak orang di Somalia.

REUTERS | MUHAMMAD IRFAN AL AMIN






Pertama Kali Amerika Gunakan Rudal Serang ISIS di Somalia

4 November 2017

Pertama Kali Amerika Gunakan Rudal Serang ISIS di Somalia

Pertama kali Amerika menggunakan rudal untuk menyerang ISIS di satu desa terpencil di Somalia.


85 Orang Tewas Diterjang Bom, Somalia Berkabung 3 Hari

15 Oktober 2017

85 Orang Tewas Diterjang Bom, Somalia Berkabung 3 Hari

Bom meledak di 2 lokasi di Somalia, menewaskan 53 orang dan melukai sedikitnya 60 orang.


Warga Somali Sambut Pesawat Mendarat Malam untuk Pertama Kali

27 September 2017

Warga Somali Sambut Pesawat Mendarat Malam untuk Pertama Kali

Warga Somalia gembira menyambut pesawat penumpang mendarat pada malam hari untuk pertama kali.


Sambut Ramadan, Pangeran Saudi Kirim Makanan ke Somalia

19 Mei 2017

Sambut Ramadan, Pangeran Saudi Kirim Makanan ke Somalia

Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Nayef bin Abdulaziz, memerintahkan distribusi puluhan ribu keranjang makanan bagi warga Somalia


Disangka Milisi Al Shabaab, Menteri Ini Tewas Ditembak Tentara

5 Mei 2017

Disangka Milisi Al Shabaab, Menteri Ini Tewas Ditembak Tentara

entara Somalia menembak Menteri Pekerjaan Sipil Abbas Abdullahi Sheikh Siraji hingga tewas karena disangka sebagai milisi ekstrimis al Shabaab.


Presiden Somalia Umumkan Perang Melawan Milisi al-Shabab

7 April 2017

Presiden Somalia Umumkan Perang Melawan Milisi al-Shabab

Presiden Somalia Mohamed Abdullahi Mohamed mengumumkan negaranya dalam zona perang melawan kelompok milisi al-Shabab


Kisah Bom Laptop Robek Lambung Pesawat Saat Terbang di Somalia  

2 April 2017

Kisah Bom Laptop Robek Lambung Pesawat Saat Terbang di Somalia  

Ingat bom laptop yang meledak di pesawat Daallo Airlines saat terbang menuju Djibouti dari Mogadishu, Somalia? Begini kisahnya.


Setelah Lima Tahun Aman, Perompak Somalia Kembali Beraksi

16 Maret 2017

Setelah Lima Tahun Aman, Perompak Somalia Kembali Beraksi

Setelah lima tahun aman,perompak Somalia kembali bereaksi di perairan negara itu dengan membajar kapal Aris 13 pada Senin, 13 Maret 2017.


Bencana Kelaparan, 110 Warga Somalia Tewas dalam 48 Jam

6 Maret 2017

Bencana Kelaparan, 110 Warga Somalia Tewas dalam 48 Jam

Bencana kelaparan di Somalia telah menelan korban jiwa sedikitnya 110 orang dalam kurun waktu 48 jam.


Somalia Dihantam Kelaparan dan Diare, 110 Orang Tewas

5 Maret 2017

Somalia Dihantam Kelaparan dan Diare, 110 Orang Tewas

"Lebih dari 70 orang telah dilarikan ke rumah sakit," bunyi pernyataan Perdana Menteri Somalia Hassan Ali Khaire.