Kamis, 21 September 2017

11 CEO Mundur Sebagai Penasehat Trump, Ini Alasan Mereka  

Kamis, 17 Agustus 2017 | 15:00 WIB
Presiden Donald Trump berjalan menuju helikopter Marine One di halam Gedung Putih, Washington, 21 Maret 2017. Trump akan melakukan kampanye 'Membuat Amerika Besar' di Louisville, Kentucky. REUTERS/Carlos Barria

Presiden Donald Trump berjalan menuju helikopter Marine One di halam Gedung Putih, Washington, 21 Maret 2017. Trump akan melakukan kampanye 'Membuat Amerika Besar' di Louisville, Kentucky. REUTERS/Carlos Barria.

TEMPO.CO, Washington -Sedikitnya 11 CEO mundur dari badan penasehat bisnis presiden Donald Trump sebagai respons atas sikap ambigu Trump menyikapi bentrokan di Charlottsville, Virginia.

Awalnya 8 CEO mundur dari Dewan Manufaktur dan Forum Kebijakan dan Strategi. Ken Frazier, CEO Merck yang pertama kali menyatakan mundur dari Dewan Manufaktur pada tanggal 14 Agustus 2017 pagi.

Baca: Dipicu Bentrok Virginia, Trump Bubarkan 2 Badan Penasehatnya

"Para pemimpin Amerika harus menghormati nilai-nilai fundamental kita dengan menyatakan penolakannya secara jelas terhadap sikap membenci, fanatik, dan kelompok supremasi," kata Frazier seperti dikutip dari CNN, Rabu, 16 Agustus 2017.

Keesokan paginya, Scott Paul yang menjabat Presiden Aliansi Manufaktur Amerika menyusul Frazier mengundurkan diri.  Sore harinya, Richard Trumka, Presiden kelompok buruh AFL-CIO dan Thea Lee, ekonom di AFL-CIO mengundurkan diri.


Hari Rabu, 16 Agustus, CEO 3M, Inge Thulin menyatakan undur diri. Hanya beberapa menit setelah Thulin Campbell, CEO Denise Morrison undur diri.

Baca: Cuitan Obama Soal Bentrok di Virginia Pecahkan Rekor Twitter 

Alex Gorsky, CEO Johnson & Johnson pada hari Rabu, 14 Agustus 2017 jam 1.30 sore waktu setempat, membuat pernyataan tentang alasan dirinya mundur dari Dewan Penasehat Ekonomi Trump.

Beberapa jam kemudian, Jeff Immelt, CEO General Electric membuat pernyataan mengundurkan diri.

Pengunduran diri beberapa CEO dari Forum Kebijakan dan Strategi  untuk alasan yang sama, yakni merespons sikap ambigu dan tidak tegasnya Trump terhadap bentrokan di Charlotsville, Virginia yang dipicu pawai kelompok supremasi kulit putih Amerika.

Forum ini membuat pernyataan sebelum resmi mengundurkan diri. " Tidak toleran, rasis, dan kekerasan sepenuhnya tidak ada tempat di negara ini dan merupakan penghinaan terhadap nilai-nilai utama masyarakat Amerika," ujar pernyataan itu seperti dikutip dari CNN.

Baca: Patung Jenderal Ini Jadi Pemicu Bentrok Rasis di Virginia

Forum yang dipimpin Stephen Schwarzman, CEO Blackstone dan beranggotakan sejumlah pemain terbesar dalam bidang keuangan dan bisnis yakni Jamie Dimon, CEO JP Morgan; Indrai Nooyi, CEO PepsiCo; Mari Barra, CEO General Motors; dan Doug Mc Millon, CEO Walmart.

"Saya sangat tidak sepakat dengan reaksi Presiden Trump atas peristiwa yang terjadi di Charlottsville dalam beberapa hari terakhir," kata Dimon.

Sebagian besar CEO mundur sebelum Donald Trump mengumumkan pembubaran 2 badan penasehat ekonominya, Dewan Manufaktur dan Forum Kebijakan dan Strategi. Bentrokan berlatar fasisme dan rasialisme di Charlottsville, Virginia, berefek panjang setelah Donald Trump tidak tegas menyikapi kelompok supremasi kulit putih yang dinilai fasis dan rasial.

CNN | MARIA RITA


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.