Pemerintah: Korban Tewas Gempa Meksiko Mencapai 60 Orang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puing-puing berserakan di dalam gereja Templo del Senor del Calvario abad ke-17 akibat diguncang gempa di Chiapa de Corzo, negara bagian Chiapas, Meksiko, 8 September 2017. AP Photo

    Puing-puing berserakan di dalam gereja Templo del Senor del Calvario abad ke-17 akibat diguncang gempa di Chiapa de Corzo, negara bagian Chiapas, Meksiko, 8 September 2017. AP Photo

    TEMPO.CO, Mexico City - Jumlah warga yang tewas akibat gempa dahsyat di Meksiko meningkat menjadi 60 orang. Gempa dengan kekuatan sekitar 8,1 magnitudo ini juga mengakibatkan kerusakan parah terhadap infrastruktur dan memicu evakuasi massal warga.

    Gempa terbesar dalam seratus tahun Meksiko itu melanda pantai selatan Pasifik, 165km barat negara bagian Chiapas, tepat sebelum tengah malam pada hari Kamis waktu setempat.

    Baca: Getaran Gempa Meksiko Terasa hinga Mexico City

    "Semua kematian terjadi di tiga negara tetangga yang berdekatan di sekitar pusat gempa. Di Oaxaca, 45 orang tewas dan di Tabasco tiga orang kehilangan nyawa mereka," kata kepala badan perlindungan sipil Meksiko, Luis Felipe Puentes, seperti yang dilansir Guardian pada 9 September 2017.

    Gubernur Chiapas, Manuel Velasco, mengatakan 12 orang meninggal di Chiapas, sehingga jumlahnya mencapai 60 orang.

    Baca: Gempa 8 M Landa Meksiko, Tsunami Besar Menghadang dalam 3 Jam

    Velasco meminta orang-orang yang tinggal di dekat pantai untuk meninggalkan rumah mereka sebagai tindakan perlindungan.

    Sebelumnya, Presiden Meksiko, Enrique Pena Nieto, mengatakan gempa itu merupakan yang terkuat yang pernah melanda negara tersebut dalam seabad terakhir.

    Guncangan gempa dirasakan bahkan hingga ke Guatemala, yang berbatasan dengan Meksiko di sebelah selatan.

    "Ini adalah gempa terkuat, yang terkuat sejak 100 tahun yang lalu," kata Nieto dalam sebuah pidato dari markas Pusat Penanggulangan Bencana Nasional untuk ikut memantau kegiatan tanggap darurat.

    Guncangan ini lebih kuat dari pada gempa berkekuatan 8,0 Skala Richter pada tahun 1985, yang meratakan sebagian besar ibukota Mexico City ini, menewaskan 5.000 orang dan menghancurkan sekitar 10.000 rumah.

    Presiden mengatakan saat ini setidaknya satu juta orang terpaksa hidup tanpa pasokan listrik setelah gempa itu. Pihak berwenang telah berupaya mengatasi ini dengan menyediakan genset.

    Survei Geologi AS mencatat setidaknya 20 gempa susulan berkekuatan 4.0 Skala Richter atau lebih dalam waktu sekitar lima jam setelah guncangan utama, dan presiden memperingatkan gempa susulan besar sebesar 7.2 dapat terjadi.

    Dalam serangkaian pengumuman melalui media sosial, Presiden Pena Nieto mengatakan sekolah akan ditutup dalam beberapa hari di Mexico City, negara bagian Meksiko, Chiapas, Hidalgo, Veracruz, Guerrero, Tabasco, Oaxaca, Puebla dan Tlaxcala.

    Pusat peringatan tsunami Pasifik mengatakan gelombang laut setinggi tiga meter bisa menyerang pantai. Namun Nieto berusaha mengurangi kekhawatiran publik dengan mengatakan gelombang laut ini tidak terlalu besar.

    Pusat peringatan tsunami mencatat gelombang awal satu meter di atas permukaan air laut di lepas pantai Salina Cruz. Diperkirakan gelombang antara 30cm dan satu meter untuk Kepulauan Cook, Ekuador, El Salvador, Fiji, Polinesia Prancis, Guatemala dan Kiribati.

    GUARDIAN|ABC NEWS|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.