Kongres Restui Duterte Perpanjang Darurat Militer di Marawi  

Reporter

Presiden Filipina Rodrigo Duterte melihat ratusan senjata yang berhasil disita oleh militer Filipina selama bentrokan di Marawi, 20 Juli 2017. Kunjungan Duterte ini didampingi sejumlah menteri. Dalam kunjungannya tersebut, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas perjuangan para tentara Filipina untuk memberantas kelompok Maute. Ace Morandante/Presidential Photographers Division, Malacanang Palace via AP

TEMPO.CO, Manila - Kongres Filipina menyetujui usulan Presiden Rodrigo Duterte untuk memperpanjang status darurat militer di Marawi, Mindanao.

Dalam rapat Kongres yang berlangsung pada Sabtu, 22 Juli 2017, mayoritas anggota setuju untuk memperpanjang darurat militer di Marawi sampai akhir tahun. Sekaligus memberi waktu tambahan kepada Presiden Duterte untuk memberangus pemberontakan oleh milisi yang bersekutu dengan kelompok ISIS.

Baca: Setelah Marawi, ISIS Bersiap Serang Singapura dan Asia Timur

Seperti yang dilansir Reuters, 261 dari 300 anggota Kongres setuju untuk memperpanjang darurat militer dalam rapat khusus yang berlangsung selama tujuh jam.

Ini adalah hasil dari sesi khusus bersama majelis rendah dan Senat untuk mendukung permintaan Presiden Duterte untuk memperpanjang darurat militer di Mindanao.

Menurut Konstitusi 1987, Kongres harus memilih secara bersama-sama dalam sebuah sesi khusus untuk menentukan masa perpanjangan darurat militer, tapi hanya atas prakarsa Presiden.

Baca: Singapura Pertama Kali Menahan Wanita Pendukung ISIS

Menjelang pemungutan suara, pejabat keamanan mengatakan kepada legislatif bahwa darurat militer diperlukan untuk menstabilkan wilayah yang telah dipengaruhi ISIS.

Saat ini Marawi dilanda perang yang telah berlangsung sejak Maret 2017, sehingga memaksa Presiden Rodrigo Duterte memberlakukan darurat militer. Ratusan nyawa melayang dan puluhan ribu orang dipaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

INQUIRER | REUTERS | YON DEMA






7 Fakta tentang Abu Dar, Pemimpin ISIS Filipina

15 April 2019

7 Fakta tentang Abu Dar, Pemimpin ISIS Filipina

Berikut 7 fakta tentang pemimpin ISIS Filipina, Abu Dar yang terlibat dalam serangan berdarah menguasai Marawi tahun lalu.


Filipina Resmi Umumkan Pemimpin ISIS Abu Dar Tewas

15 April 2019

Filipina Resmi Umumkan Pemimpin ISIS Abu Dar Tewas

Filipina resmi mengumumkan tentang kematian pemimpin ISIS Abu Dar dalam operasi militer di kota Tuburan, Marawi, provinsi Lanao del Sur.


Pemberontakan Marawi, Duterte Berterima Kasih pada Israel

4 September 2018

Pemberontakan Marawi, Duterte Berterima Kasih pada Israel

Presiden Duterte mengucapkan terima kasih atas bantuan Israel dalam mengakhiri pemberontakan di kota Marawi yang terjadi hampir 5 bulan.


Polisi Dalami Peran Minhati Madrais di Marawi

6 November 2017

Polisi Dalami Peran Minhati Madrais di Marawi

Densus 88 Antiteror akan berkoordinasi dengan otoritas Filipina terkait penangkapan Minhati Madrais. Minhati Madrais diketahui istri Omarkhayam Maute


Setelah 5 Bulan, Pertempuran di Marawi Berakhir

23 Oktober 2017

Setelah 5 Bulan, Pertempuran di Marawi Berakhir

Pemerintah Filipina mengumumkan berakhirnya pertempuran lima bulan di Kota Marawi selatan antara angkatan bersenjata dan milisi ISIS.


Duterte Pastikan Mahmud Ahmad Tewas di Marawi

20 Oktober 2017

Duterte Pastikan Mahmud Ahmad Tewas di Marawi

Duterte memberikan konfirmasi bahwa milisi Malaysia yang disebut sebagai pemimpin baru ISIS di Asia Tenggara, Mahmud Ahmad, tewas di Marawi


Calon Pemimpin ISIS ASEAN Diyakini Tewas di Marawi

19 Oktober 2017

Calon Pemimpin ISIS ASEAN Diyakini Tewas di Marawi

Seorang dosen Malaysia yang terlibat dalam kegiatan terorisme ISIS, Mahmud Ahmad, diyakini tewas di kota Marawi, Filipina selatan.


Isnilon dan Omar Maute Tewas, Wiranto Merujuk Pertemuan Manado

16 Oktober 2017

Isnilon dan Omar Maute Tewas, Wiranto Merujuk Pertemuan Manado

Wiranto berujar pemerintah Indonesia akan menanyakan ke Filipina kapan kira-kira masalah ISIS di Marawi tuntas.


Militer Filipina Rebut Pusat Komando Milisi Maute di Marawi  

18 September 2017

Militer Filipina Rebut Pusat Komando Milisi Maute di Marawi  

Militer Filipina mengklaim telah merebut pusat komando kelompok teror Maute, milisi yang terafiliasi dengan ISIS, pada Sabtu, 17 September 2017.


Militer Filipina Kehabisan Dana Tumpas Maute di Marawi  

9 September 2017

Militer Filipina Kehabisan Dana Tumpas Maute di Marawi  

Filipina telah menghabiskan Ro 660,2 miliar untuk operasi militer melawan Maute di Marawi