Gara-gara Ponsel, Tentara Tembak Komandan hingga Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kerusakan Kantor redaksi mingguan Charlie Hebdo setelah di lempar bom Molotov di Paris Perancis. REUTERS/Benoit Tessier

    Kerusakan Kantor redaksi mingguan Charlie Hebdo setelah di lempar bom Molotov di Paris Perancis. REUTERS/Benoit Tessier

    TEMPO.CO, New Delhi - Seorang tentara muda India menembak mati seorang komandan di Kashmir yang dikuasai India setelah terjadi pertengkaran terkait masalah telepon seluler atau ponsel. Angkatan Bersenjata India belum memberi rincian lebih lanjut terkait insiden itu karena sedang dalam penyelidikan bersama dengan kepolisian. Namun, beberapa perwira junior mengatakan bahwa argumen tersebut menyangkut sebuah ponsel.

    Baca: Asyik Lihat Ponsel, Wanita Ini Terperosok di Gorong-gorong

    Seperti yang dilansir BBC pada 18 Juli 2017, tentara tersebut dilarang komandaya untuk menggunakan telepon saat bertugas dan perangkat tersebut kemudian disita. Insiden ini terjadi di tengah kekhawatiran tentang moral di angkatan bersenjata India.

    Awal tahun ini, India memerintahkan penyelidikan setelah video seorang prajurit mengeluh tentang kualitas makanan menjadi viral. Tentara juga mendapat kecaman karena mengikat seorang pria di depan sebuah kendaraan militer dan menggunakannya sebagai tameng manusia saat melakukan polling di Kashmir yang dikuasai India.

    Petugas yang bertanggung jawab pada saat itu kemudian mendapat ganjaran. Sumber-sumber tentara India mengatakan bahwa moral di kalangan tentara yang ditempatkan di lembah Kashmir sangat rendah. Banyak tentara menjadi semakin tidak nyaman dengan peran mereka di wilayah tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka takut mereka secara efektif menjadi tentara pendudukan.

    Kashmir diperdebatkan antara India dan Pakistan dan Kashmir yang dikelola India telah melihat adanya peningkatan kekerasan baru dalam beberapa bulan terakhir.

    BBC|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.