Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kim Jong-un Kecam Israel, Hamas Ucapkan Terima Kasih  

image-gnews
Sami Abu Zuhri. presstv.com
Sami Abu Zuhri. presstv.com
Iklan

TEMPO.CO, Gaza - Pemimpin senior Hamas, Sami Abu Zuhri, mengucapkan terima kasih mendalam kepada Korea Utara menyusul kecaman keras pimpinan Kim Jong-un terhadap penjajahan Israel.

"Hamas menghargai pernyataan Korea Utara, di mana ia mendukung perjuangan Palestina dan menolak sikap penjajah," kata Abu Zuhri melalui akun Twitternya, seperti yang dilansir Times of Israel pada 2 Mei 2017.

Ucapan Abu Zuhri diberikan setelah Korea Utara mengeluarkan kecaman kepada Israel.

Baca: Ingin Bertemu Kim Jong-un, Presiden Trump: Saya Sungguh Mau

Kim Jong-un pada akhir pekan lalu mengecam Israel dan mengatakan, Israel merupakan sebuah kutukan di Timur Tengah dan merupakan penjajah yang bersembunyi di bawah Amerika Serikat.

Sehari sebelum itu, juru bicara Kementerian Luar Korea Utara telah mengeluarkan pernyataan menghantam Israel sebagai balas dendam pernyataan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman, yang menyebut Kim Jong-un orang gila.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Baca: Hamas Akui Palestina Sesuai Perbatasan 1967 Tapi Tak Akui Israel

"Israel adalah satu-satunya pemilik ilegal senjata nuklir yang mendapat dukungan Amerika Serikat (AS) tetapi Israel menyerang Korea Utara karena memiliki senjata nuklir," petik pernyataan Kementerian Luar Korea Utara.

Melalui pernyataan juga, Kim Jong Un melalui Kementerian Luar Korea Utara menyatakan dukungan sepenuhnya atas perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan kembali wilayah yang diduduki dan menciptakan sebuah negara merdeka dengan membuat Baltulmaqdis sebagai ibu negaranya. Ini seusia dengan dokumen yang baru saja dirilis oleh Hamas.

BREITBART | TIMES OF ISRAEL | NEW ARAB | YON DEMA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Propaganda Pengeras Suara Korsel terhadap Korut Diaudit karena Terlalu Pelan

4 jam lalu

Tentara Korea Selatan bekerja di sebelah fasilitas militer pengeras suara yang dibongkar pada tahun 2018, dekat zona demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea di Paju, Korea Selatan, 10 Juni 2024. REUTERS/Kim Hong-Ji
Propaganda Pengeras Suara Korsel terhadap Korut Diaudit karena Terlalu Pelan

Sistem pengeras suara ini dirancang untuk menyiarkan musik K-Pop dan pesan politik sejauh 10 kilometer, cukup untuk menjangkau kota Kaesong, Korut.


78 Tahun Donald Trump, Berikut Hikayat Presiden Amerika Serikat ke-45

1 hari lalu

Kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump. REUTERS/Brendan McDermid
78 Tahun Donald Trump, Berikut Hikayat Presiden Amerika Serikat ke-45

Donald Trump telah berusia 78 tahun. Ambisinya menjadi Presiden Amerika Serikat terus menyala. Ini profil Presiden Amerika Serikat ke-45.


Tiga Sikap Korea Selatan atas Kiriman Balon Sampah dari Korea Utara

4 hari lalu

Kantor berita Korsel, Yonhap, melaporkan ratusan balon yang membawa sampah itu melintasi perbatasan kedua negara dan mendarat di berbagai wilayah Korsel sejak Selasa (28/5) malam. Menurut Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS), balon-balon itu bahkan mencapai provinsi tenggara Gyeongsang Selatan. South Korean Defence Ministry
Tiga Sikap Korea Selatan atas Kiriman Balon Sampah dari Korea Utara

Korea Selatan merespons kiriman balon sampah dari Korea Utara


Top 3 Dunia: Negara Sulit Dikunjungi Hingga Guterres Sambut Resolusi DK PBB Soal Gaza

4 hari lalu

Warga berkumpul di lokasi gedung rusak yang diduga oleh media Suriah dan Iran sebagai serangan udara Israel terhadap konsulat Iran di ibu kota Suriah, Damaskus, 1 April 2024.  REUTERS/Firas Makdesi
Top 3 Dunia: Negara Sulit Dikunjungi Hingga Guterres Sambut Resolusi DK PBB Soal Gaza

Berita Top 3 Dunia pada Rabu 12 Juni 2024 diawali oleh informasi enam negara di dunia yang sulit dikunjungi, termasuk Korea Utara dan Suriah.


Pemimpin Oposisi Korea Selatan Didakwa atas Transfer Dana ke Korea Utara

5 hari lalu

Lee Jae-myung, pemimpin oposisi utama Partai Demokrat, menghadiri acara pembubaran kamp pemilihan untuk pemilihan parlemen ke-22 di Seoul, Korea Selatan, 11 April 2024. REUTERS/Kim Hong-Ji
Pemimpin Oposisi Korea Selatan Didakwa atas Transfer Dana ke Korea Utara

Pemimpin oposisi utama Korea Selatan Lee Jae-myung didakwa pada Rabu 12 Juni 2024 atas tuduhan suap dan transfer dana ke Korea Utara


Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

5 hari lalu

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara peletakan batu pertama pembangunan pabrik di Kabupaten Songchon, Korea Utara, 28 Februari 2024. KCNA via REUTERS
Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

Beberapa negara ini memiliki kebijakan visa yang sulit. Akibatnya negara tersebut sulit untuk dikunjungi wisatan atau pelancong.


Perang Psikologi dan K-pop: Korea Utara vs Korea Selatan

6 hari lalu

Selebaran anti-Korea Utara yang dirancang oleh kelompok aktivis yang berbasis di Seoul untuk dibawa dengan balon melintasi wilayah Korea Utara, saat berada di Seoul, Korea Selatan, 3 Juni 2024. Kelompok yang memiliki sekitar 30 anggota inti dan didanai oleh keuangan serta sumbangan anggotanya sendiri, sebelumnya tidak merinci kegiatannya kepada media. REUTERS/Kim Hong-Ji
Perang Psikologi dan K-pop: Korea Utara vs Korea Selatan

Hubungan Korea Utara dan Korea Selatan yang secara teknis masih dalam perang memanas setelah pengiriman balon-balon sampah dari utara ke selatan.


Usai Kiriman Balon Sampah Korut, Korea Selatan Lepas Tembakan Peringatan di Perbatasan

6 hari lalu

Sebuah balon yang diyakini dikirim oleh Korea Utara, membawa berbagai benda termasuk benda yang tampak seperti sampah, terlihat di sebuah taman di Incheon, Korea Selatan, 2 Juni 2024. Yonhap via REUTERS
Usai Kiriman Balon Sampah Korut, Korea Selatan Lepas Tembakan Peringatan di Perbatasan

Korea Selatan melepaskan tembakan peringatan setelah sekitar 20 orang tentara Korea Utara melintasi Garis Demarkasi Militer.


Korea Selatan Tak Nyalakan Pengeras Suara Propaganda setelah Korea Utara Kirim Balon Isi Sampah

6 hari lalu

Sebuah balon yang diyakini dikirim oleh Korea Utara, membawa berbagai benda termasuk benda yang tampak seperti sampah, terlihat di sebuah taman di Incheon, Korea Selatan, 2 Juni 2024. Yonhap via REUTERS
Korea Selatan Tak Nyalakan Pengeras Suara Propaganda setelah Korea Utara Kirim Balon Isi Sampah

Militer Korea Selatan memutuskan untuk tidak menyalakan pengeras suara propaganda di dekat perbatasan dengan Korea Utara setelah mendapat peringatan.


Balas Membalas Korea Selatan dan Korea Utara dalam Perang Balon Kiriman

7 hari lalu

Sebuah balon berisi sampah yang diyakini dikirim oleh Korea Utara sampai ke Incheon, Korea Selatan, 2 Juni 2024. Korea Utara kembali membuat tindakan yang bisa memprovokasi kemarahan Korea Selatan dengan mengiriman 600 balon yang berisi sampah. Yonhap via REUTERS
Balas Membalas Korea Selatan dan Korea Utara dalam Perang Balon Kiriman

Korea Utara tetap mengirimkan balon berisi sampah dan kotoran ke Korsel, Korea Selatan pun membalas mengarahkan pengeras suara ke Korea Utara.