Sisi Bersumpah Mundur Jika Kalah Dalam Pemilihan Presiden

Reporter

Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi berfoto bersama dengan sejumlah wisatawan saat berada di bandara Laut Merah di kota Sharm al-Sheikh, Mesir, 11 November 2015. REUTERS/The Egyptian Presidency/Handout via Reuters

TEMPO.CO, Kairo - Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi bersumpah akan mengundurkan diri dari jabatannya jika kalah dalam pemilihan tahun depan.

Sisi menyatakan sumpahnya Selasa, 25 April 2017, dalam sebuah acara tanya jawab pada Konferensi Pemuda terkait dengan pemilihan presiden pada 2018.

Baca: Jenderal Sisi Mencalonkan Diri Menjadi Presiden Mesir

"Saya bersumpah demi Allah, saya akan mengundurkan diri bila rakyat Mesir tidak menghendaki saya untuk jabatan kedua," kata Sisi ketika ditanya mengenai hasil pemilihan presiden tahun depan.

"Saya mengatakan kepada kalian semua, mengapa saya selalu menyampaikan bahwa Allah telah memberikan kebebasan kepada manusia untuk beriman atau tidak. Allah juga memberikan kebebasan kepada manusia untuk memilih siapa yang mereka kehendaki atau tidak."

Dia menjelaskan, "Saya tidak akan membiarkan diri saya melawan kehendak kalian semua."

Menurutnya, rakyat Mesir memiliki hak ambil bagian dalam pemilihan umum yang adil untuk memasukan bahwa suara mereka didengar.

Pada 2013, ketika Sisi menjababat sebagai Menteri Pertahanan, dia memimpin kudeta militer menjatuhkan Mohammad Morsi, presiden sipil pertama hasil pemilihan paling bebas di Mesir.

Setahun setelah itu, Sisi memegang kekuasaan setelah memenangkan pemilihan presiden dengan perolehan 96 persen suara.

Sejak itu, hak dan kebebasan diberangus. Aksi ini dilawan oleh kelompok hak asasi manusia dan para aktivis dengan menuduh bahwa Sisi telah menerapkan kebijakan brutal terhadap kelompok Islam dan pembangkang.

Bulan lalu, sejumlah anggota parlemen Mesir mengumpulkan tanda tangan guna mendukung petisi yang berisi perpanjangan masa jabatan Sisi dan mencabut ketentuan pemilihan presiden.

Salah satu anggota parlemen itu adalah Ismail Nasr al-Deen. Dia menginginkan amandemen terhadap beberapa pasal Undang-Undang agar supaya Sisi bisa memperpanjang masa jabatannya kedua kalinya selama empat tahun.

Popularitas Sisi turun dalam beberapa bulan terakhir ini akibat hantaman krisis ekonomi, kekurangan bahan makanan, kenaikan harga pangan dan serangan teroris sehingga memperburuk industri pariwisata.

AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN






Profil Yusuf Al Qaradawi, Ulama Kontemporer Asal Mesir yang Meninggal di Usia 96 Tahun

1 hari lalu

Profil Yusuf Al Qaradawi, Ulama Kontemporer Asal Mesir yang Meninggal di Usia 96 Tahun

Yusuf Al Qaradawi meninggal dunia pada Senin, 26 September 2022. Ia dikenal sebagai sosok ulama kontemporer yang ahli dalam bidang hukum Islam.


Inilah Alasan Yusuf Al Qaradawi Kerap Dipenjarakan Rezim Penguasa Mesir

1 hari lalu

Inilah Alasan Yusuf Al Qaradawi Kerap Dipenjarakan Rezim Penguasa Mesir

Yusuf Al Qaradawi dikenal sebagai sosok ulama kontemporer yang berani dan kritis. Aktif terlibat dalam gerakan Ikhwanul Muslimin memuat dirinya kerap dipenjara.


Inilah Sumbangan Pemikiran Yusuf Al Qaradawi bagi Dunia Islam

1 hari lalu

Inilah Sumbangan Pemikiran Yusuf Al Qaradawi bagi Dunia Islam

Yusuf Al Qaradawi dikenal sebagai ulama kontemporer yang pemikirannya telah berkontribusi besar bagi masa depan dunia Islam.


Ulama Mesir Syekh Yusuf Al Qaradawi Wafat, Pernah Berpesan kepada Nahdlatul Ulama

2 hari lalu

Ulama Mesir Syekh Yusuf Al Qaradawi Wafat, Pernah Berpesan kepada Nahdlatul Ulama

Syekh Yusuf Al Qaradawi, ulama dan cendekiawan Mesir itu wafat pada Senin, 26 September 2022. Ia pernah datang ke kantor PBNU, ini pesannya.


Ulama Ikhwanul Muslimin Yusuf Al Qaradawi Wafat, Dimakamkan di Qatar

2 hari lalu

Ulama Ikhwanul Muslimin Yusuf Al Qaradawi Wafat, Dimakamkan di Qatar

Pengadilan Mesir menjatuhkan hukuman mati secara in absentia pada 2015 terhadap Yusuf Al Qaradawi sebagai pemimpin Ikhwanul Muslimin


Anies Baswedan Temui Omar Baobed di Singapura dan Kisah Dokumen Pengakuan Kemerdekaan RI

11 hari lalu

Anies Baswedan Temui Omar Baobed di Singapura dan Kisah Dokumen Pengakuan Kemerdekaan RI

Anies Baswedan menyempatkan bertemu dengan Omar Baobed dalam kunjungannya ke Singapura. Cerita tentang dokumen pengakuan kemerdekaan RI.


Sengaja Menyebarkan Video Tari Perut, Dosen Perempuan di Mesir Dipecat

15 hari lalu

Sengaja Menyebarkan Video Tari Perut, Dosen Perempuan di Mesir Dipecat

Pengadilan tinggi Mesir memecat seorang dosen perempuan karena dia membagikan video dirinya sedang tari perut.


Mufti Mesir Setujui Eksekusi Mati Hakim yang Bunuh Istrinya

16 hari lalu

Mufti Mesir Setujui Eksekusi Mati Hakim yang Bunuh Istrinya

Mufti Agung Mesir menyetujui eksekusi mati terhadap Hakim Ayman Haggag karena membunuh Shaimaa Gamal, presenter televisi yang juga istri siri Haggag


Mesir Konfirmasi Kasus Pertama Cacar Monyet

21 hari lalu

Mesir Konfirmasi Kasus Pertama Cacar Monyet

Kementerian Kesehatan Mesir mengatakan seorang warga negara berusia 42 tahun, dikarantina di rumah sakit karena cacar monyet


Hari Ini Hari Solidaritas Hijab Internasional: Dukungan Buat Hijaber Seluruh Dunia

25 hari lalu

Hari Ini Hari Solidaritas Hijab Internasional: Dukungan Buat Hijaber Seluruh Dunia

International Hijab Solidarity Day (IHSD) atau Hari Solidaritas Hijab Internasional diperingati pada 4 September setiap tahunnya. Ini kilas baliknya.