FSIN: Empat Negara Afrika Terancam Krisis Pangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wanita menunggu untuk mendapatkan makanan di dapur umum yang didirikan pemerintah di Mogadishu, Somalia, akibat bencana kelaparan yang melanda sebagian wilayah di negara tersebut (20/7). Reuters

    Sejumlah wanita menunggu untuk mendapatkan makanan di dapur umum yang didirikan pemerintah di Mogadishu, Somalia, akibat bencana kelaparan yang melanda sebagian wilayah di negara tersebut (20/7). Reuters

    TEMPO.CO, London - Food Security Information Network (FSIN), badan kemanusian internasional yang bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) mengatakan empat negara di Afrika bakal terancam krisis pangan akibat perang dan masalah ekonomi.

    Selain akibat konflik, kata FSIN, penyebab krisis pangan itu adalah akibat kekeringan dan makro-ekonomi negeri itu ambruk.

    "Negara yang terancam krisis pangaan adalah Nigeria, Somalia, Sudan Selatan dan Yaman," kata FSIN dalam laporannya, Jumat, 31 Maret 2017.

    Data yang dimiliki FSIN menunjukkan, sebanyak 108 juta orang dihadapkan pada kondisi pangan memburuk pada 2016. Jumlah tersebut meningkat luar biasa bila dibandingkan dengan kondisi pada tahun sebelumnya yakni 80 juta orang.  

    "Kondisi rawan pangan pada 2017 kian meluas menghantam Irak, Suriah, termasuk pengungsi yang tinggal di beberapa negara. Malawi dan Zimbabwe juga tak terlepas dari masalah pangan," kata FSIN.

    Disater Emergency Committee, jaringan organisasi kemanusian dari Inggris mengatakan, separuh jumlah penduduk Somalia sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan. Jumlah penduduk Somalia saat ini 6,2 juta orang.

    Bahkan kondisi anak-anak di Somalia sangat mengenaskan. "Sebanyak 363 ribu anak di Somlia kekurangan gizi."

    NASDAQ | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.