Anjing Ini Selamatkan Balita dari Suhu Minus 21  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua mobil yang sedang parkir ditutupi salju di Krasnoyarsk, Siberia, Rusia, 1 Desember 2016. REUTERS/Ilya Naymushin

    Dua mobil yang sedang parkir ditutupi salju di Krasnoyarsk, Siberia, Rusia, 1 Desember 2016. REUTERS/Ilya Naymushin

    TEMPO.CO, Moskow - Seekor anjing di Rusia diberi gelar pahlawan karena telah menyelamatkan hidup bayi laki-laki berusia dua tahun yang ditinggalkan ibunya di rumah selama dua hari dengan suhu minus 20 derajat. Anjing itu menghangatkan balita itu hingga tetangga menemukan mereka.

    Ibu balita itu meninggalkan anaknya dan anjingnya tanpa pemanas di rumahnya di Altai, Rusia. Balitanya hanya dikenakan pakaian seadanya padahal suhu sudah minus.

    Anjing itu, selama dua hari berusaha untuk menjaga kehangatan sang balita sehingga bertahan hidup hingga tetangganya menemukan anak itu.

    Balita itu mampu bertahan hidup hanya karena naluri anjing untuk membuatnya tetap hangat. Balita itu kemudian dilarikan ke rumah sakit dan dilaporkan menderita hipotermia akut. Ia pun mendapat perawatan khusus di rumah sakit terdekat.

    Bayi itu ditemukan pada Januari 2017, namun kasusnya baru saja diungkap.  Ibu balita itu kini diperiksa aparat penegak hukum dan terancam masuk penjara dan kehilangan hak asuh anak, seperti dilansir Metro.uk pada 11 Februari 2017, mengutip laporan Siberian Times

    Ibu yang berperilaku kejam kepada balitanya dan anjingnya itu baru kembali ke rumah setelah empat hari bayinya diselamatkan oleh tetangga. 

    DAILY MAIL|METRO.UK|SIBERIAN TIMES|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.