Puisi Karya Anne Frank, Anak Korban Nazi, Terjual Rp 2 M

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puisi (foto, kiri), ditulis dalam bahasa Belanda, dan ditemukan dalam buku sekolah adik sahabat Anne Frank ini. Anne (kanan) adalah seorang penulis yang tajam dan lebih dari 30 juta kopi dari buku hariannya telah terjual sejak tahun 1947. dailymail.co.uk

    Puisi (foto, kiri), ditulis dalam bahasa Belanda, dan ditemukan dalam buku sekolah adik sahabat Anne Frank ini. Anne (kanan) adalah seorang penulis yang tajam dan lebih dari 30 juta kopi dari buku hariannya telah terjual sejak tahun 1947. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Amsterdam- Secarik kertas berisi puisi yang ditulis oleh Anne Frank, laku terjual sebesar 140 ribu euro atau Rp 2 miliar dalam sebuah lelang di Belanda. Harga tersebut lebih tinggi dari perkiraan penyelenggara lelang.

    Awalnya puisi tulisan tangan tersebut diperkirakan akan terjual di kisaran 30 sampai 50 ribu euro oleh rumah lelang Bubb Kuyper di kota Haarlem, Belanda. Namun baru dua menit ditawarkan secara online, seorang pembeli yang ingin namanya dirahasiakan langsung menutup dengan tawaran 140 ribu euro.

    Anne Frank adalah anak turunan Yahudi yang lahir di Jerman pada 1929 dan kemudian pindah ke Belanda untuk menghindar dari  pembantaian Nazi Jerman. Gadis yang menjadi korban kekejaman Nazi tersebut terkenal berkat catatan hariannya yang ditemukan setelah Perang Dunia II berakhir.

    Baca:
    Mengintip Istana Mewah Trump untuk Rayakan Thanksgiving
    Aksi Heroik Bocah 3 tahun Selamatkan Ayahnya dari Koma

    Puisi yang ditandatangani pada 28 Maret 1942 tersebut, diberikan kepada adik dari salah satu sahabat dekat Anne Frank di Jerman sebelum ia dan keluarganya bersembunyi di sebuah tempat rahasia di Amsterdam. Nazi  kala itu mulai menguasai Amsterdam.

    Puisi yang pada bagian awal tertera tulisan ditujukan bagi "Dear Cri-Cri" tersebut, diberikan kepada Christiane van Maarsen, adik dari salah seorang teman terbaik Anne, Jacqueline.

    Isi dari pusi delapan baris itu kurang lebih memotivasi Christiane dan memintanya agar terus belajar lebih giat tanpa mempedulikan omongan orang sekitar. Christiane  kemudian memberikan puisi itu kepada Jacqueline untuk disimpan. Christiane meninggal pada tahun 2006.

    "Christiane memberikannya kepada saya sekitar tahun 1970," kata Jacqueline, 87 tahun, seperti yang dilansir BBC pada 24 November 2016.

    Thys Blankevoort, Wakil direktur Bubb Kuyper mengatakan karya yang ditandatangani langsung oleh Anne Frank sangat langka. Hanya ada empat atau lima karya Anne Frank yang telah ditemukan dalam empat dekade terakhir.

    Selama dalam pengejaran Nazi, keluarga Anne Frank bersembunyi di kantor ayahnya di Amsterdam. Di tempat itulah dia menulis catatan hariannya yang begitu terkenal, "Diary of a Young Girl."

    Setelah dua tahun bersembunyi dari Nazi , keluarga Anne Frank ditemukan pada bulan Agustus tahun 1944 dan dideportasi ke Jerman. Anne meninggal karena tifus di kamp konsentrasi di Jerman pada awal 1945.

    "Diary of a Young Girl" telah diterjemahkan ke dalam 67 bahasa dan telah terjual hingga lebih dari 30 juta kopi. Catatannya tersebut juga digunakan untuk mempelajari Holocaust.

    Gedung empat lantai, tempat keluarga Anne Frank bersembunyi di Amsterdam, telah dijadikan sebagai museum yang diberi nama Anne Frank House.
    BBC|NEW YORK TIMES|DAILY MAIL|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.