Menangi Pilpres, Trump: Saya Segera Bekerja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden Amerika Serikat dari partai Republik, Donald Trump berbicara usai berakhirnya hasil penghitungan suara dalam pemilihan umum Presiden Amerika Serikat di Manhattan, New York, 9 November 2016. Donald Trump terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat yang ke-45. REUTERS

    Calon Presiden Amerika Serikat dari partai Republik, Donald Trump berbicara usai berakhirnya hasil penghitungan suara dalam pemilihan umum Presiden Amerika Serikat di Manhattan, New York, 9 November 2016. Donald Trump terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat yang ke-45. REUTERS

    TEMPO.CO, New York - Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump menyerukan kepada semua penduduk Amerika agar segera bekerja. Ini karena tahapan pemilihan presiden telah terlewati. “Kami akan segera bekerja untuk rakyat Amerika. Anda akan sangat bangga dengan presiden Anda,” katanya, seperti dilansir Channelnewsasia.com, Rabu, 9 November 2016.

    Trump juga meminta rakyat Amerika kembali bersatu setelah terpecah selama masa kampanye menjelang pemilihan presiden. Trump berjanji akan menjadi presiden bagi semua orang Amerika.

    Dalam pidato kemenangan di kota asalnya, New York, Trump berupaya merangkul kalangan yang sempat menolaknya menjadi presiden. “Bagi Anda yang tidak mendukung saya, saya hampiri Anda untuk meminta bantuan dan bimbingan. Jadi kita dapat bekerja sama menyatukan negara kita,” ucapnya.

    Trump juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada kompetitornya dalam pilpres, yaitu Hillary Clinton. Menurut dia, mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat itu telah bekerja untuk negara dalam waktu yang lama. “Kami berutang besar rasa syukur atas pelayanannya kepada negara,” ujarnya.

    Miliarder ini menuturkan Clinton telah menghubunginya dan menyampaikan selamat atas kemenangannya. Trump pun membalasnya dengan mengucapkan selamat untuk Hillary dan keluarganya yang telah berjuang dengan keras.

    Trump juga berjanji untuk adil dengan semua orang dan negara-negara lain saat memimpin Amerika, meskipun Trump tetap menempatkan kepentingan negaranya sebagai prioritas. "Kami akan bergaul dengan bangsa lain yang bersedia bergaul dengan kami. Kami akan memiliki hubungan yang hebat," katanya.

    AHMAD FAIZ | CHANNEL NEWS ASIA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.