Pemilu AS: Warga Amerika Bikin Situs Imigrasi Kanada Jebol

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pendukung calon Presiden Amerika Serikat dari partai Republik, Donald Trump bergembira saat menyaksikan secara langsung proses penghitungan suara pemilihan umum Presiden AS di Australia, 9 November 2016. REUTERS

    Sejumlah pendukung calon Presiden Amerika Serikat dari partai Republik, Donald Trump bergembira saat menyaksikan secara langsung proses penghitungan suara pemilihan umum Presiden AS di Australia, 9 November 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Toronto - Situs resmi Imigrasi Kanada jebol dan tidak berfungsi setelah warga Amerika Serikat ramai-ramai mengajukan permohonan pindah warga negara. Hal ini dilakukan oleh warga Amerika Serikat lantaran Calon Presiden AS, Donald Trump berpotensi menang pada pemilihan presiden.

    Dikutip dari Business Insider, situs Imigrasi Kanada lumpuh sejak Selasa malam pukul 21.00 waktu setempat. Arus lalu lintas di laman Google juga melonjak. Akibat aktivitas warga Amerika yang ramai-ramai berselancar ingin pindah ke Kanada. "Tampaknya karena banyaknya orang yang ingin meninggalkan negara itu (Amerika Serikat)," tulis Independent dalam laporannya pada Rabu, 9 November 2016.

    Baca: Pemilu AS: Rebut Ohio & Florida, Trump di Ambang Kemenangan

    Menurut laporan Independent, saat ini semua orang mencoba untuk mengakses situs resmi Imigrasi Kanada. Sakingnya banyaknya orang, membuat situs jebol. Dalam situs itu, Kanada menawarkan bagi warga negara asing untuk tinggal atau menjadi berpindah kewarganegaraan Kanada. Hal ini lantaran potensi Trump memenangi pemilihan. Saat ini perhitungan cepat nama Trump masih unggul atas rivalnya, Hillary Clinton.

    Bahkan sebelumnya para selebritas ternama asal Amerika Serikat juga mendeklarasikan diri pindah ke Kanada jika Trump menjadi presiden. Satu di antaranya Bryan Cranston yang mengatakan akan menuju ke Vancouver jika Trump menang. "Saya pasti bergerak (pindah warga negara)," kata dia. "Ini tidak nyata bagi saya, bahwa semua ini (Trump menang) akan terjadi. Saya berharap kepada Tuhan itu tak akan terjadi."

    Baca: Pemilu AS: Hillary Terjepit, Mesti Kuasai 3 Negara Bagian

    Sejumlah selebritaslain yang menolak Trump menjadi presiden adalah Amy Schumer. Dia mengancam pindah dari Amerika Serikat. "Saya harus belajar berbicara bahasa Spanyol karena saya akan pindah ke Spanyol atau di suatu tempat lain," ujar dia. Sedangkan selebritas Chelsea Handler mengaku telah membeli rumah di negara lain. Hal itu sudah ia siapkan jauh-jauh hari. "Saya akan meninggalkan negara ini."

    INDEPENDENT | BUSINESS INSIDER | CNN | AVIT HIDAYAT

    Baca Pula
    Laporkan Ahok, Sang Mantan Biarawati Punya Alasan Ini
    Dinilai Menghasut Makar, Fahri Hamzah Dilaporkan ke Polisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.