Lewat Majalah, ISIS Ancam Hancurkan Kaum Nasrani  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan Syiah dan tentara Irak berfoto dengan bendera Negara Islam (ISIS) yang dibalik saat berhasil memasuki pusat kota Tikrit, 1 April 2015. REUTERS/Thaier Al-Sudani

    Pasukan Syiah dan tentara Irak berfoto dengan bendera Negara Islam (ISIS) yang dibalik saat berhasil memasuki pusat kota Tikrit, 1 April 2015. REUTERS/Thaier Al-Sudani

    TEMPO.CO, Damaskus - Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengancam untuk lebih banyak lagi menyerang umat Kristen. Ancaman itu disampaikan melalui edisi terbaru majalah resminya, Dabiq.

    Dalam edisi kali ini, Dabiq memasang sampul depan bertajuk "Cross Break" atau menghancurkan salib, dengan memuat gambar salib yang dirobohkan dari atas menara gereja. Sedangkan sampul belakang memuat gambar batu kuburan Kristen yang dinodai.

    Majalah tersebut berisi tentang serangan terhadap Kristen serta alasan ilmiah dan teologis sebagai pembenaran untuk menyerang kelompok tersebut di negara-negara Barat.

    Rilis majalah edisi ke-15 yang sempat tertunda beberapa kali tersebut sangat anti-Nasrani dan bertepatan dengan serangkaian serangan simpatisan ISIS di Eropa dan Amerika Serikat.

    Baca: Paus Fransiskus: Islam Tidak Terkait dengan Kekerasan Terorisme

    Dabiq memuji serangan berdarah di Nice pada 14 Juli, ketika seorang pria mengendarai truk dan menabrakkannya ke kerumunan orang banyak dan menunjukkan gambar dari adegan pembunuhan.

    Media ini juga menyebutkan penembakan massal di sebuah klub gay di Orlando oleh pria bersenjata, pemenggalan kepala seorang imam di Prancis, dua serangan di Jerman, dan serangan mematikan yang diklaim oleh ISIS di Bangladesh. Hampir semua serangan kelompok teroris yang dikenal keji tersebut menyasar rakyat sipil.

    Dikatakan bahwa serangan-serangan tersebut menyebabkan "kemartiran (dari) 12 tentara kekhalifahan" dan "membunuh atau melukai 600 Tentara Salib".

    Nama Dabiq diambil dari sebuah kota di Suriah, yang dipercaya pengikut ISIS akan menjadi tempat pertempuran terakhir antara tentara muslim dan Kristen.

    AL ARABIYAH | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.