ISIS Luncurkan Dua Bom Bunuh Diri di Bagdad, 30 Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berkumpul di sekitar lokasi ledakan bom mobil di Baghdad, Irak, 11 Mei 2016. ISIS menganggap Syiah sebagai aliran yang menyimpang dan sudah berkali-kali mengancam akan menyerang daerah-daerah yang berpenduduk mayoritas Syiah di Irak. REUTERS

    Warga berkumpul di sekitar lokasi ledakan bom mobil di Baghdad, Irak, 11 Mei 2016. ISIS menganggap Syiah sebagai aliran yang menyimpang dan sudah berkali-kali mengancam akan menyerang daerah-daerah yang berpenduduk mayoritas Syiah di Irak. REUTERS

    TEMPO.COBagdad - Dua serangan bunuh diri di ibu kota Irak, Bagdad, pada Kamis, 9 Juni 2016, sekitar pukul 09.00 waktu setempat telah menewaskan 30 orang. Adapun lebih dari 80 orang terluka. Kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim berada di balik serangan itu.

    Dikutip dari laman BBC, Kamis, 9 Juni, dikatakan bahwa serangan pertama menargetkan daerah komersial di permukiman penganut Syiah di Distrik Jadidah. Serangan ini menyebabkan 19 orang tewas.

    Bom kedua menghantam sebuah pos pemeriksaan militer di Taji, daerah sebelah utara ibu kota. Serangan tersebut menewaskan sebelas orang, termasuk tentara.

    ISIS sering menyasar petugas keamanan dan muslim Syiah yang dianggap murtad. Kelompok ekstremis ini meningkatkan serangan di Bagdad, diduga karena militer Irak terus menggempur Falluja, daerah yang dikuasai kelompok itu, 60 kilometer sebelah barat Bagdad.

    BBC | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.