Stadion Ekuador Mendadak Jadi Penuh Tumpukan Peti Mati

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berdiri di sekitar reruntuhan bangunan usai gempa 7,8 SR terjadi di lepas pantai laut Pasifik yang menyebabkan

    Warga berdiri di sekitar reruntuhan bangunan usai gempa 7,8 SR terjadi di lepas pantai laut Pasifik yang menyebabkan "kerusakan besar" di Manta, Ekuador, 16 April 2016. REUTERS/Patricio Ramo

    TEMPO.CO, Quito - Peti mati dalam berbagai bentuk, ukuran, dan warna dari sumbangan ditimbun di setiap penjuru stadion sepak bola di Pedernales, Ekuador.

    Stadion itu kini berubah menjadi seperti kamar jenasah setelah gempa bumi kuat yang menewaskan lebih dari 500 orang di negara Amerika Latin tersebut.

    Petugas medis berpakaian putih hilir mudik di fasilitas sementara tersebut, untuk mengidentifikasi mayat yang sebagian besar telah membusuk.

    Mereka adalah korban yang ditemukan di bawah reruntuhan rumah dan hotel di daerah pantai populer di pesisir Ekuador.

    Dijadikan sebagai pusat operasi darurat, stadion itu terletak tidak jauh dari pusat gempa 7,8 magnitud Sabtu lalu yang menyebabkan 800 bangunan hancur. Stadion tersebut juga digunakan sebagai pusat medis dan distribusi bantuan gempa.

    "Kami merawat korban cedera di sini karena pusat kesehatan lokal hanya ada tiga tempat tidur dan bukan sebuah rumah sakit. Tidak ada kamar bedah," kata seorang dokter dari Kementerian Kesehatan Ekuador, seperti yang dilansir Khaleej Times, Kamis, 21 April 2016.

    Dalam waktu 24 jam pertama gempa merupakan periode paling kacau, pekerja kesehatan membaringkan pasien di atas lapangan dan menyediakan tempat helikopter mendarat di tengah lapangan untuk membawa korban cedera serius ke rumah sakit provinsi.

    Keluarga yang putus asa mencari yang anggota keluarga mereka, awalnya tiba di stadion dengan harapan bisa menemukan korban selamat.

    Namun kini, empat hari setelah gempa bumi itu, mereka akhirnya datang untuk menuntut agar petugas bisa segera mengidentifikasi jenasah korban bencana dahsyat tersebut.

    Pihak berwenang mengatakan sejauh ini, sudah 154 mayat yang berhasil diidentifikasi di Pedernales.

    KHALEEJ TIMES | YON DEMA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.